Advertisement
Advertisement

Duh, Antre di Dalam Ruangan Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 16 Maret 2021 |08:36 WIB
<i>Duh</i>, Antre di Dalam Ruangan Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19
Ilustrasi antre. (Foto: Rawpixel/Freepik)
A
A
A

KEBIASAAN antre dengan menjaga jarak sudah jadi budaya baru di kalangan masyarakat, terutama di masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Aktivitas mengantre bisa didapati saat masuk mal, rumah sakit, kafe, ataupun naik kendaraan umum.

Tapi yang menjadi kekhawatiran saat ini, apakah mengantre berisiko tinggi terpapar covid-19 karena diam dalam waktu tertentu bersama orang asing?

Baca juga: Studi: Wanita dengan PCOS Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19 

"Sulit untuk menjawab pertanyaan tersebut karena ketika seseorang terpapar covid-19, banyak faktor yang menyertainya," kata Profesor Paul Hunter dari Norwich School of Medicine di University of East Anglia, seperti dilansir laman Huffpost, Selasa (16/3/2021).

"Namun, risiko akan makin tinggi ketika Anda antre di dalam ruangan, dibandingkan luar ruangan. Lalu, faktor risiko lain adalah seberapa dekat Anda dengan orang lain saat mengantre," tambahnya.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Fernandozhiminaicela/Pixabay)

Profesor Hunter mengatakan bahwa ketika seseorang mengantre di dalam ruangan, risiko terpapar covid-19 naik 19 kali lebih besar dibandingkan mengantre di luar ruangan. Hal ini karena partikel covid-19 di udara luar ruangan lebih sulit menyebar ke dalam tubuh.

Di luar ruangan, kata Prof Hunter, seseorang juga mendapatkan sinar matahari, angin, serta volume udara segar lebih besar, dan ini menguntungkan. Ini menghindarkan seseorang terpapar covid-19 yang ada di udara terbuka.

Baca juga: WHO Bantah Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah 

"Risiko akan menjadi lebih tinggi lagi ketika Anda mengantre di toko kecil, dibandingkan supermarket besar, karena ruangannya lebih tertutup. Makin kecil ruangannya, makin mudah Anda menghirup partikel covid-19 yang terjebak di sana," tegas Prof Hunter.

Tentu faktor ventilasi udara memberi pengaruh pada seberapa besar risiko seseorang terpapar covid-19 di dalam ruangan. Ketika ruangan itu jendela dan pintunya dibuka, maka risikonya akan berkurang.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah pastikan jarak dengan orang lain adalah 2 meter. Tidak hanya itu, penggunaan masker yang benar akan menurunkan risikonya.

"Jadi, makin jauh Anda dengan orang di sekitar, maka risikonya akan makin kecil," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement