Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penerjun Berpengalaman Tewas Mengenaskan Usai Parasut Gagal Mengembang

Violleta Azalea Rayputri , Jurnalis-Selasa, 16 Maret 2021 |13:04 WIB
Penerjun Berpengalaman Tewas Mengenaskan Usai Parasut Gagal Mengembang
Ilustrasi penerjun payung (Foto: Instagram/@marcomiranda.sky)
A
A
A

SEORANG pria berusia 30 tahun tewas dalam kecelakaan terjun payung di Teluk Jurien, sekitar 220 kilometer utara Perth, Australia Barat, Senin sore. Polisi menyatakan, parasut sang penerjun gagal mengembang sehingga ia terjun bebas dan meregang nyawa di lokasi.

Korban bersama teman-temannya berkompetisi dalam Kompetisi Virtual Nationals Skydiving, kompetisi selama sepekan yang digelar di sejumlah lokasi di Australia.

Sebuah perusahaan skydiving lokal mengonfirmasi bahwa pria itu adalah warga negara asing yang melakukan lompatan solo.

Baca juga: Viral Dikaitkan Tanda Kiamat, Tentara Ikut Serbu Gunung Emas di Kongo

Dalam sebuah pernyataan, salah satu pemilik Skydive Jurien Bay, Christine Sparrow membenarkan bahwa pria itu berkompetisi dalam acara wingsuit.

"Ini hari yang buruk bagi komunitas terjun payung," kata dia, dikutip ABC.

"Kami tidak pernah mengalami kematian dalam 10 tahun. Kami menjalankan bisnis di sini, di Teluk Jurien, atau pada kegiatan skydiving sebelumnya," sambungnya.

Pejabat Dandaragan Shire, Australia Barat, Leslee Holmes mengatakan, tragedi itu telah menghancurkan perasaan warga kota pesisir itu. "Orang yang kehilangan nyawanya adalah seorang veteran terjun payung, 6.000 lompatan," sebut Holmes.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement