Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jembatan Gantung di Pedalaman Lebak Ini Potensial Jadi Destinasi Wisata

Antara , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2021 |13:03 WIB
Jembatan Gantung di Pedalaman Lebak Ini Potensial Jadi Destinasi Wisata
Jembatan gantung Curug Bandung di Lebak, Banten (Foto: Antara)
A
A
A

KEHADIRAN jembatan gantung Curug Bandung di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berpotensi menjadi obyek wisata alam sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

"Kami optimistis jembatan gantung itu bisa menjadikan objek wisata alam dan mendatangkan wisatawan domestik dan asing," ucap Vice President of Corporate Relations and Sustainability Chandra Asri Petrochemical, Edi Rifai.

Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Cibeber dan Bayah dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Chandra Asri Petrochemical guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga: Fakta Gunung Emas di Kongo, Heboh Dikaitkan Kiamat

Keunggulan jembatan itu memiliki potensi yang luar biasa dan berpotensi menjadi kawasan wisata alam serta memberikan edukasi bagi wisatawan. Sebab, kondisi jembatan itu di atas perkampungan juga dikelilingi perbukitan serta pegunungan dengan panorama yang indah dan asri.

Selain itu juga di bawah jembatan gantung terdapat tumpahan air dari perbukitan dan pegunungan ke aliran Sungai Curug Bandung menimbulkan suara bergemuruh. Para wisatawan juga dapat berswafoto di bawah jembatan gantung, karena terdapat onggokan bebatuan besar.

"Kami minta pemerintah desa mempromosikan jembatan gantung Curug Bandung untuk mendatangkan wisatawan," ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, jembatan gantung dengan panjang 60 meter dan lebar 1,6 meter dan dikerjakan stuktur Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kekuatan jembatan gantung permanen itu mampu dilintasi beban 400 kilogram, bahkan sepeda roda dua bisa membawa keranjang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement