SEDERET taman kota di Jakarta Pusat kembali dibuka untuk traveler yang ingin berwisata saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM).
Petugas khusus pun bersiaga untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan.
"Taman-taman kota itu dibuka namun dengan maksimal kapasitas 50 persen, petugas keamanan atau pamdal juga ada untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku saat ini," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Mila Ananda, dilansir dari Antara.
Selain membatasi jumlah pengunjung dan menyiapkan pengawasan, di taman-taman itu juga sudah disiapkan fasilitas untuk mencuci tangan sehingga warga dapat dengan nyaman menjalankan protokol kesehatan 3M.
Meski sudah disiapkan berbagai sarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan, Mila berharap warga yang berwisata ke taman kota agar tidak melupakan penggunaan masker.
"Kami ingin menyediakan ruang terbuka hijau yang aman dan nyaman dengan membersihkan dan menyediakan fasilitas di taman- taman itu, tapi warga juga diharapkan bisa ikut menjaga kesehatan dirinya sendiri dengan pakai masker atau membawa handsanitizer untuk proteksi diri," ujar Mila.
Berikut adalah 4 taman kota yang dibuka di Jakarta Pusat di masa PPKM yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga.
Taman Sumenep Promade
Taman Sumenep Promade terletak di dekat Bundaran HI tepatnya di Jalan Sumenep dan baru mengalami revitaliasi pada 2019.
Bagi warga yang ingin mengalami sensasi keasrian di tengah kota dapat datang ke taman ini karena banyak tanaman dan pohon yang dapat menyejukan suasana.
Di taman ini juga terdapat jembatan gantung yang tentunya dapat digunakan untuk menghasilkan foto keren bagi pengunjung.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Pantai Ancol, Petugas Tegur Pengunjung Ancol yang Berkerumun
Taman Lapangan Banteng

Taman Lapangan Banteng terletak di dekat kawasan Pasar Baru, banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Taman Lapangan Banteng di antaranya berolahraga, berfoto- foto, hingga menikmati pemandangan di danau yang terletak di tengah taman.
Selain itu, masyarakat juga dapat belajar sejarah di taman yang dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta itu karena taman ini menjadi saksi bisu dan lokasi dari Monumen Pembebasan Irian Barat.