Tak terasa sudah satu tahun pandemi Covid-19 menyerang Indonesia. Tentunya ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk merefleksikan diri terhadap apa yang telah dihadapi masyarakat saat ini.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengajak masyarakat untuk merefeleksikan satu tahun Covid-19 masuk ke Indonesia.

Ia pun menyampaikan rasa dukacita yang sangat mendalam terhadap saudara-saudara yang telah meninggal akibat Covid-19.
“Sudah ada saudara-saudara kita sebanyak 36.325 yang sudah wafat akibat Covid-19 ini, dan ada 1,3 juta penduduk di Indonesia yang kemudian terinfeksi Covid-19,” terang Wamenkes Dante, dalam acara ‘Peringatan 1 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia’, Selasa (2/3/2021).
Menurut Wamenkes Dante, ini adalah pengalaman tragis sebagai konsekuensi dari apa yang terjadi di seluruh dunia yang tidak bisa di bendung. Pada kesempatan ini, ia menjelaskan bahwa dirinya menganggap pandemi Covid-19 layaknya perang dunia ketiga.
“Saya selalu menganggap proses ini sebagai Perang Dunia Ketiga, Perang Dunia Pertama dan kedua kontak fisik, Perang Dunia Ketiga yang kita hadapi sekarang di seluruh belahan dunia adalah kontak dengan musuhnya yang tak kasat mata,” lanjutnya.
Menurutnya perang yang tidak kasat mata ini memberikan implikasi banyak hal yang berpengaruh tidak hanya pada kesehatan, tetapi pada faktor ekonomi. Ini juga terjadi di skala mikro dan terjadi pada proses pendidikan.
“Anak-anak menjadi tidak bisa bersekolah, mereka kehilangan momentum sosial, momentum untuk bermain dan beberapa masyarakat akan terpengaruh karena proses kontraksi ekonomi ini berimbas pada perang dunia ketiga yang kita hadapi,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.