Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 Indonesia 26 Kali Lipat dari Wuhan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 02 Maret 2021 |11:07 WIB
Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 Indonesia 26 Kali Lipat dari Wuhan
Patuhi protokol kesehatan cegah penularan Covid-19 (Foto : Okezone)
A
A
A

Hari ini, 2 Maret 2021, tepat setahun virus corona baru masuk ke Indonesia. Sebutan penyakit ini awalnya Pneumonia Wuhan, lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengubahnya jadi Covid-19 beberapa hari setelahnya.

Ya, Wuhan adalah wilayah pertama di dunia yang melaporkan kasus ini. Sampai akhirnya menyebar ke hampir seluruh dunia. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan angka kasus tertinggi secara global.

Menurut laporan data South China Morning Post, Indonesia ada di posisi 21 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan total 1,33 juta kasus. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan total kasus 28,6 juta orang terkonfirmasi Covid-19.

Lalu, bagaimana dengan Wuhan?

Wuhan

Menurut data WHO, total kasus Covid-19 di Wuhan ialah 50.340 kasus. Angka kesembuhan di wilayah China itu sebanyak 46.471 kasus dan korban meninggal dunia 3.869 kasus.

Jika dibandingkan, kasus Covid-19 di Wuhan berbanding 26 kali lipat dengan Indonesia. Begitu juga jika angka total dari seluruh dataran China, dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada di angka 89.912.

Bicara soal angka kesembuhan, Indonesia ada di angka 1,14 juta dan angka kematian sebanyak 36.166 kasus. Angka yang tinggi ini tentu dipengaruhi juga oleh populasi yang ada di Indonesia berbeda dengan Wuhan.

Baca Juga : WHO Prediksi Covid-19 Jadi Endemi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Diterapkan

Baca Juga : WHO Sebut Kasus Covid-19 Global Turun, Epidemiolog: Jangan Samaratakan

Pengendalian pandemi yang terbilang cepat dan tegas yang dilakukan pemerintah China menjadi kunci utama negara tersebut dianggap berhasil menangani pandemi.

BBC melaporkan bahwa keputusan yang tepat untuk negara China melakukan lockdown, dua hari sebelum perayaan Imlek berlangsung. Upaya tersebut membatasi masuk dan keluarnya orang dari China ke luar negara dan dengan begitu meminimalisir transmisi virus antarnegara.

Meski, pada kenyataannya penyebaran virus tetap terjadi. Tapi, setidaknya 11 juta orang China diwajibkan di rumah saja, menggunakan masker saat keluar rumah untuk keperluan darurat, dan menjaga jarak sosial.

China juga bergerak cepat dalam membangun beberapa rumah sakit darurat yang dikerjakan hanya dalam hitungan hari. Keputusan pemerintah membangun rumah sakit darurat pun dipuji banyak negara dan akhirnya diikuti.

Di sisi lain, setahun pandemi Covid-19 di Indonesia dan Wuhan tampak berbeda sekali. Indonesia masih terus berjuang melawan virus, termasuk dengan program vaksinasi yang sudah berlangsung.

Vaksinasi Covid-19

Angka konfirmasi positif pun masih naik setiap harinya. Per 1 Maret 2021, Indonesia dilaporkan menambah angka konfirmasi Covid-19 sebanyak 6.680 kasus, pasien yang sembuh bertambah 9.212 orang, dan penambahan angka meninggal dunia 159 kasus.

Secara kurva kasus, Indonesia memperlihatkan penurunan angka kasus dari beberapa bulan terakhir. Pun angka pasien di rumah sakit yang terus berkurang. Ini tentunya menjadi angin segar dan kabar baik bagi bangsa Indonesia.

Sementara itu, Wuhan dilaporkan banyak media asing sudah kembali ke kehidupan normal. Meski, BBC melaporkan bahwa banyak warga Wuhan yang trauma.

"Ada trauma yang dialami banyak orang di kota ini. Memori tahun lalu ingin sekali saya kubur sampai kapanpun," kata seorang warga Wuhan bernama Han Meimei pada BBC.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement