Hari ini, 2 Maret 2021, tepat setahun virus corona baru masuk ke Indonesia. Sebutan penyakit ini awalnya Pneumonia Wuhan, lalu Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengubahnya jadi Covid-19 beberapa hari setelahnya.
Ya, Wuhan adalah wilayah pertama di dunia yang melaporkan kasus ini. Sampai akhirnya menyebar ke hampir seluruh dunia. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan angka kasus tertinggi secara global.
Menurut laporan data South China Morning Post, Indonesia ada di posisi 21 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia dengan total 1,33 juta kasus. Amerika Serikat menduduki peringkat pertama dengan total kasus 28,6 juta orang terkonfirmasi Covid-19.
Lalu, bagaimana dengan Wuhan?

Menurut data WHO, total kasus Covid-19 di Wuhan ialah 50.340 kasus. Angka kesembuhan di wilayah China itu sebanyak 46.471 kasus dan korban meninggal dunia 3.869 kasus.
Jika dibandingkan, kasus Covid-19 di Wuhan berbanding 26 kali lipat dengan Indonesia. Begitu juga jika angka total dari seluruh dataran China, dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada di angka 89.912.
Bicara soal angka kesembuhan, Indonesia ada di angka 1,14 juta dan angka kematian sebanyak 36.166 kasus. Angka yang tinggi ini tentu dipengaruhi juga oleh populasi yang ada di Indonesia berbeda dengan Wuhan.
Baca Juga : WHO Prediksi Covid-19 Jadi Endemi, Protokol Kesehatan Tetap Harus Diterapkan
Baca Juga : WHO Sebut Kasus Covid-19 Global Turun, Epidemiolog: Jangan Samaratakan
Pengendalian pandemi yang terbilang cepat dan tegas yang dilakukan pemerintah China menjadi kunci utama negara tersebut dianggap berhasil menangani pandemi.
BBC melaporkan bahwa keputusan yang tepat untuk negara China melakukan lockdown, dua hari sebelum perayaan Imlek berlangsung. Upaya tersebut membatasi masuk dan keluarnya orang dari China ke luar negara dan dengan begitu meminimalisir transmisi virus antarnegara.
Meski, pada kenyataannya penyebaran virus tetap terjadi. Tapi, setidaknya 11 juta orang China diwajibkan di rumah saja, menggunakan masker saat keluar rumah untuk keperluan darurat, dan menjaga jarak sosial.