Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Optimistis Pariwisata Yogyakarta Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19

Wali Kota Optimistis Pariwisata Yogyakarta Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19
Suasana pedestrian Jalan Malioboro di malam hari (Foto: Instagram/@malioboro_insta)
A
A
A

INDUSTRI pariwisata Yogyakarta diyakini akan mampu bangkit di tengah pandemi Covid-19. Nada optimisme itu digaungkan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti seiring munculnya komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta.

Di antaranya pengukuhan Tim Satgas Covid-19 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta.

“Komitmen luar biasa dari rekan-rekan PHRI dalam usahanya membangun pariwisata di Kota Yogya terutama respons cepat dan tanggapnya dalam penerapan protokol kesehatan, sehingga kita dapat memberikan rasa aman serta nyaman kepada para wisatawan,” ucap Haryadi, melansir laman KRjogja, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, pariwisata merupakan sektor yang mempunyai peranan besar dalam perekonomian Kota Yogya. Salah satunya menunjang pendapatan asli daerah, membuka lapangan kerja dan penyerapan angkatan kerja sekaligus daya tarik wilayah baik di mata nasional maupun internasional.

Baca juga: Asyiknya Menikmati Danau Toba dari Huta Ginjang

Sehingga sudah seharusnya pariwisata mendapat fokus dan perhatian lebih agar dapat kembali bangkit.

Dirinya berharap dengan pengukuhan ini dapat semakin mempererat hubungan dan kerja sama sesuai koridor yang telah ditetapkan, sehingga sektor pariwisata di Kota Yogya dapat segera pulih dan berkembang lebih baik lagi.

“Kita harus terus berkomitmen untuk menekan jumlah persebaran Covid-19 secara bahu membahu demi kemajuan pariwisata Kota Yogya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko berujar bahwa keberadaan Tim Satgas Covid-19 PHRI tersebut akan membantu Pemkot dengan melaksanakan self assessment terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di hotel dan restoran yang menjadi anggota BPD PHRI DIY di wilayah Kota Yogya.

Inisiatif PHRI menurut dia, patut diapresiasi karena membantu pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan. Hingga saat ini ada sekitar 127 permohonan verifikasi protokol kesehatan di bidang usaha jasa pariwisata.

Dari jumlah tersebut Dinas Pariwisata telah menyelesaikan 103 verifikasi. Sisanya akan diselesaikan sampai akhir bulan ini.

Diakuinya, Pemkot Yogyakarta berkomitmen kuat untuk bisa menyelamatkan dan membangkitkan berbagai sektor yang terdampak akibat pandemi ini.

Tak terkecuali dengan sektor pariwisata yang pada tahun lalu secara statistik telah berhasil membukukan kontribusi terhadap perekonomian Kota Pelajar hingga mencapai hampir 20 persen dari total pendapatan asli daerah.

“Pemkot melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogya yang dipimpin oleh Wali Kota berupaya melakukan inovasi dan mencari potensi serta membuat program terobosan yang bisa dilakukan untuk segera bisa secepatnya merecoveri sektor pariwisata di Kota Yogya,” ujar Wahyu.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement