PANDEMI Covid-19 tidak bisa berakhir jika hanya satu negara saja yang berusaha. Oleh karena itu, diperlukan komitmen satu sama lain untuk saling membantu mengatasi pandemi yang ada.
Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi diketahui menyambut kedatangan Menteri Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, Peter Szijjártó.
Lewat pertemuan keduanya, Menlu Retno dan Menteri Peter melakukan diskusi terbuka terkait kerjasama bilateral di antara dua negara. Termasuk mendiskusikan tentang upaya Indonesia dan Hungaria dalam mengatasi pandemi Covid-19 di negara dan kawasan masing-masing.
Membahas isu soal penanganan pandemi, dalam siaran Joint Press Statement Pertemuan Bilateral dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, yang diterima Redaksi Okezone, Menlu Retno menyebutkan Indonesia dan Hungaria berusaha terus menyokong kerjasama multilateral terkait pengadaan vaksin yang merata untuk negara-negara di berbagai penjuru dunia, melalui program COVAX Facility.
“Kami juga menegaskan kembali pentingnya untuk terus mendukung kerjasama multilateral, di antaranya melalui COVAX Facility, untuk memastikan tersedianya akses vaksin bagi seluruh negara,” ujar Menlu Retno dalam keterangan resminya.
Ditambahkan Menli Retno, kerjasama antar banyak negara terkait program COVAX ini sangat penting, bertujuan agar pandemi Covid-19 bisa diatasi bersama. “Untuk menghindari nasionalisme vaksin, agar kita dapat mengatasi pandemi secara bersama,” tambahnya.
Sebagai informasi, 13 Januari lalu Indonesia terpilih menjadi salah satu Co-Chairs untuk COVAX Advance Market Commitment Engagement Group (COVAX-AMC EG). COVAX AMC EG ini sendiri terkait dengan pengadaan vaksin Covid-19 di negara-negara berkembang, tentunya termasuk Indonesia untuk upaya mengatasi pandemi virus corona yang masih berlangsung hingga saat ini.
Lewat COVAX, menjadi jembatan antara negara-negara donor dengan negara AMC, yaitu negara-negara dengan status sebagai negara berkembang di dunia, untuk hal pengadaan dan distribusi vaksin Covid-19 bagi negara berkembang.
Untuk targetnya sendiri, COVAX diketahui mempunya target program vaksinasi mencoba memastikan negara-negara berkembang dan miskin di dunia bisa melakukan vaksinasi untuk 20% dari populasi penduduknya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.