Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Crazy Rich PIK Helena Lim Divaksin Covid-19, Ini Kriteria yang Disebut Tenaga Kesehatan

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 09 Februari 2021 |14:23 WIB
Crazy Rich PIK Helena Lim Divaksin Covid-19, Ini Kriteria yang Disebut Tenaga Kesehatan
Vaksin Covid-19 (Foto: Medical Xpress)
A
A
A

Nama selebgram sekaligus Crazy Rich PIK, Helena Lim mendadak ramai jadi perbincangan karena diketahui sudah mendapatkan vaksin Covid-19 di Puskesmas daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sebagian berpendapat, Helena tak sepantasnya mendapatkan vaksin Covid-19 gelombang pertama yang diperuntukkan untuk tenaga kesehatan atau nakes. Namun sebagian opini menyebutkan, Helena termasuk sebagai tenaga kesehatan dengan membawa surat sebagai apoteker.

 Helena divaksin

Masyarakat kini tengah kebingungan, sebetulnya apa definisi jelas orang-orang yang masuk dalam kriteria sebagai tenaga kesehatan di Indonesia?

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan, dalam pasal 11 yang disebut sebagai tenaga kesehatan di Indonesia itu dikelompokkan ke dalam 13 kategori yakni sebagai berikuit:

a. tenaga medis;

b. tenaga psikologi klinis;

c. tenaga keperawatan;

d. tenaga kebidanan;

e. tenaga kefarmasian;

f. tenaga kesehatan masyarakat;

g. tenaga kesehatan lingkungan;

h. tenaga gizi;

i. tenaga keterapian fisik;

j. tenaga keteknisian medis;

k. tenaga teknik biomedika;

l. tenaga kesehatan tradisional; dan

m. tenaga kesehatan lain.

Masih dalam pasal yang sama, dijelaskan bahwa jenis tenaga kesehatan yang termasuk dalam kelompok tenaga medis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a itu adalah dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis.

Lalu jenis tenaga kesehatan yang masuk dalam kelompok tenaga psikologi klinis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b adalah psikologi klinis. Dilanjutkan, dengan jenis Tenaga Kesehatan yang ada dalam kelompok tenaga keperawatan seperti dimaksud pada ayat (1) huruf c terdiri atas berbagai jenis perawat.

Sementara yang masuk dalam kelompok tenaga kebidanan pada ayat (1) huruf d adalah bidan, dilanjutkan dengan yang termasuk dalam kelompok tenaga kefarmasian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e terdiri atas apoteker dan tenaga teknis kefarmasian.

Untuk kelompok tenaga kesehatan masyarakat yang disebut di ayat (1) huruf f itu terdiri dari, para epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga.

Dilanjutkan dengan jenis tenaga kesehatan ayat (1) huruf g, kelompok tenaga kesehatan lingkungan terdiri atas tenaga sanitasi lingkungan, entomolog kesehatan, dan mikrobiolog kesehatan. Seterusnya ada kelompok tenaga gizi yang disebut dalam ayat(1) huruf h itu terdiri atas nutrisionis dan dietisien.

Selanjutnya yakni kelompok tenaga keterapian fisik yang disebut di ayat (1) huruf i terdiri atas fisioterapis, okupasi terapis, terapis wicara, dan akupunktur. Kelompok tenaga keteknisian medis yang dimaksud di ayat (1) huruf j itu adalah para perekam medis dan informasi kesehatan, teknik kardiovaskuler, teknisi pelayanan darah, refraksionis optisien/optometris, teknisi gigi, penata anestesi, terapis gigi dan mulut, dan audiologis.

Tiga kelompok terakhir, kelompok tenaga teknik biomedika adalah orang-orang yang bekerja sebagai radiografer, elektromedis, ahli teknologi laboratorium medik, fisikawan medik, radioterapis, dan ortotik prostetik. Kemudian, golongan Tenaga Kesehatan tradisional, terdiri atas tenaga kesehatan tradisional ramuan dan tenaga kesehatan tradisional keterampilan. Terakhir, pada ayat (1) huruf m yang masuk dalam kategori Tenaga Kesehatan lain itu adalah yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Namun seperti diketahui, pemilik Apotik Bumi Elly mengakui bila si crazy rich PIK Helena Lim merupakan partner bisnisnya. Karena itu, Helena Lim layak mendapatkan vaksin. Alasan yang cukup mengejutkan ya?

“Bapak liat aja kami orang yang terdepan menghadapi pasien, seharusnya wajar kita mendapatkan vaksin itu dan memang apotik ditunjuk untuk mandapatkan itu,” kata Elly ditemui wartawan di Apotik Bumi, Green Garden, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (9/2/2021).

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement