Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Tempat Wisata di Tenggarong, Cocok Buat Para Penjelajah Alam

Fatha Annisa , Jurnalis-Selasa, 09 Februari 2021 |09:06 WIB
7 Tempat Wisata di Tenggarong, Cocok Buat Para Penjelajah Alam
Danau Semayang. (Foto: Instagram jejak_budaya)
A
A
A

TEMPAT wisata di Tenggarong bisa menjadi destinasi selanjutnya ketika Anda berlibur. Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara ini menyimpan banyak wisata alam.

Asal mula berdirinya Tenggarong adalah sebuah rantau brnama Tepian Pandan yang telah dihuni masyarakat puak Kedang Lampong sejak tahu 1730. Ketika Aji Imbut yang bergelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin memindahkan ibu kota kerajaan dari Pamerangan ke wilayah ini, namanya diganti menjadi Tangga Arung. Kelamaan sebutan Tangga Arung tergantikan dengan Tenggarong.

Tenggarong terkenal dengan wisata alam yang identik dengan hutan. Sehingga wilayah di Provinsi Kalimantan Timur ini juga cocok menjadi tempat liburan sekaligus berpetualang.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ulasan 7 tempat wisata di Tenggarong yang bisa Anda jelajahi saat liburan. Yuk simak!

Pulau Kumala

 pulau

(Foto: Instagram @shin.diary)

Wisata paling dikenal di Tenggarong adalah Pulau Kumala. Berlokasi di tengah Sungai Mahakam, pulau ini memiliki luas 76 hektar. Jika dilihat dari ketinggian, uniknya pulau ini berbentuk seperti perahu yang membelah sungai.

Terdapat banyak hal yang bisa pengunjung lakukan di Pulau Kumala. Beberapa daya tarik unggulannya adalah Jembatan Repo Repo yang menghubungkan Kota Tenggarong dengan Pulau Kumala. Terdapat juga Patung Lembuswana atau seekor satwa mitologi yang dipercaya oleh warga Kutai merupakan tunggangan Mulawarman sekitar 1.500 tahun silam. Berbeda dengan Lembuswana di berbagai tempat. Lembuswana yang ada di Pulau Kumala punya posisi belalai berbeda.

Di balik pesonanya, Pulau Kumala juga menyimpan banyak kisah mistis. Beberapa orang yang bekerja di pulai ini mengaku sering ditunjukkan sosok-sosok menyeramkan. Nyatanya sebelum menjadi tempat wisata, Pulau Kumala adalah pulau tak berpenghuni dan dipenuhi semak belukar.

Baca Juga: Sederet Mitos Alas Purwo, Kerajaan Jin hingga Tempat Semedi Bung Karno

Ladaya Tenggarong

Ladaya Tenggarong berlokasi di Jalan H Bachrin Seman Nomor 12, Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong. Ladaya Tenggarong merupakan singkatan dari Ladang Budaya Tenggarong.

Tempat wisata ini dikelola oleh Yayasan Lanjong dengan fungsi utama sebagai kawasan outbond. Meski berada di pusat kota, Ladaya Tenggarong menyajikan suasana yang masih asri dan tradisional. Terdapat bangunan-bangunan kecil yang bergaya khas rumah tradisional Kutai.

Ladang Budaya Tenggarong sangat cocok untuk dijadikan destinasi liburan keluarga. Selain untuk bermain, pengunjung juga dapat masuk ke mini kebung binatang yang menjadi habitat dari hewan endemik Pulau Borneo. Di sana pengunjung akan berjumpa dengan Burung Enggang, Burung Merak, dan hewan khas Kalimantan lain.

Museum Mulawarman

 museum

(Foto: Instagram @travelersociety7)

Keindahan alam bukan satu-satunya daya tarik Tenggarong. Kota ini memiliki sejarah yang menarik untuk dikulik. Nah, di Mulawarman pengunjung akan mendapat kesempatan untuk mengetahui lebih jauh terkait sejarah Kerajaan Kutai dan adat istiadat masyarakat Tenggarong.

Selain peninggalan-peninggalan yang dipamerkan, Museum Mulawarman dikenal dengan bangunannya yang megah dan kuno. Dulunya, bangunan ini merupakan istana atau keraton kesultanan Kutai Kartanegara.


Bukit Biru

 

Jika ingin melihat Kota Tenggarong dari ketinggian 600 mdpl, datanglah ke Bukit Biru. Spot yang menjadi favorit pengunjung di bukit ini, yakni Senja Kawan. Spot ini merupakan salah satu kondisi dimana permukaan bawah bukti tertutupi awan. Pemandangannya sangat indah sehingga banyak pengunjung mengabadikan momen di sana.

Bukit Biru juga menjadi tempat treking bagi orang-orang yang punya hobi mendaki gunung. Untuk mencapai puncak diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Jalur yang dilalui tergolong tidak terlalu sulit untuk dilalui. Namun, Anda harus tetap berhati-hati dan menyiapkan stamina ekstra.

Museum Kayu Tenggarong

Museum lain yang bisa dikunjungi di Tenggarong adalah Museum Kayu Tenggarong. Lokasinya ada di kawasan Waduk Panji Sukarame dan dibangun sejak tahun 1990-an. Bangunan museum ini sangat tradisional, berbentuk rumah panggung khas Kalimantan.

Sebenarnya, museum ini bernama Museum Kayu Tuah Himba. Kata Tuah Himba diambil dari semboyan kota Taenggarong sendiri yaitu “Tuah Himna Untung Langgong” yang berarti menjaga kekayaan hutan dan alam, maka manfaat yang diperoleh akan lancar.

Museum yang jaraknya sejauh 3 kilometer dari pusat Kota Tenggarong ini menyimpan bermacam-macam jenis kayu yang ada di Pulau Borneo. Diperkirakan ada 220 jenis kayu perdagangan, di antaranya adalah kayu ulin. Terdapat juga koleksi jenis daun, fosil kayu, lempengan kayu kapur, dan berbagai kerajinan berbahan dasar rotan.

Danau Semayang

Memiliki luas 13.000 hektar, Danau Semayang menjadi danau terbesar di Kutai Kartanegara. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi danau ini adalah pagi dan sore hari. Pengunjung akan menyaksikan cantiknya matahari terbit dan terbenam dari balik rimbunnya hutan Kalimantan.

Keunikan yang dimiliki Danau Semayang adalah kehadiran ikan pesut, yakni sejenis lumba-lumba air tawar. Ikan ini hanya dapat dijumpai di 4 sungai yaitu Sungai Mahakam Indonesia, Sungai Semayang Indonesia, Sungai Mekong Vietnam, dan Sungai Ayeyarwady Myanmar.

Sayangnya karena populasinya menipis, ikan pesut jarang dijumpai. Anda akan bertemu dengan spesies langka itu jika memiliki keberuntungan yang benar-benar tinggi.

Jam Bentong

 

Salah satu ikon kota Tenggarong adalah Jam Bentong. Sesuai namanya yang berarti besar, Jam Bentong merupakan jam raksasa yang dikelilingi oleh taman. Lokasinya bersebelahan dengan jembatan kebanggaan Kutai Kartanegara.

Jam Bentong dibangun sebagai Pusat Informasi Pariwisata di Kutai Kartanegara. Wisatawan yang ingin menjelajahi kota tersebut disarankan untuk datang ke Jam Bentong. Di sana Anda akan mendapatkan informasi tertulis seputar pariwisata di Kutai Kartanegara, video informasi, dan replika situs Yupa.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement