Museum terbuka
Selain dihiasi dengan bunga-bunga, Taman Rongsokan itu ke depannya akan dijadikan sebagai museum terbuka khusus barang-barang rongsokan yang ditata rapi dan diwarnai agar terlihat indah.
"Kami juga menerima dengan senang hati kalau sekiranya ada yang mau menyumbangkan barang rongsokan ke taman ini," kata Tomy.
Saat ini impian untuk membangun Taman Rongsokan itu mulai mendapatkan respon positif dan dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai komunitas lainnya.
Kendati demikian, ia berharap ke depannya Taman Rongsokan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dan betul-betul dikelola dengan baik. Sehingga menjadi salah satu objek wisata yang unik dan ramai dikunjungi.
"Jika pengelolaan taman ini tidak konsisten tentu taman yang semula indah akan kembali menjadi tumpukan sampah," ucap dia.

Objek wisata edukasi
Ia berharap ke depannya Taman Rongsokan ini dapat menjadi objek wisata edukasi terhadap para pengunjung di Kota Solok. Khusus mengedukasi tentang persampahan.
Secara tidak langsung Taman Rongsokan juga dapat mengedukasi masyarakat bahwa tempat yang dianggap kotor dan kumuh akibat tumpukan sampah masih bermanfaat jika dikelola dengan baik.
"Semoga ke depannya masyarakat lebih peduli lagi dengan sampah dan membuang sesuai tempatnya, khususnya sampah plastik," ucap dia.
Selain itu, ia berharap dengan penamaan yang unik berupa Taman Rongsokan tersebut dapat menarik para wisatawan untuk berkunjung ke sana, serta dapat membantu meningkat perekonomian masyarakat sekitar dengan keberadaan taman ini.
(Salman Mardira)