Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesona Goa Kreo, Legenda Sunan Kalijaga dan Kayu Jati untuk Masjid Demak

Jaya Wanda Puspa Bekti , Jurnalis-Kamis, 04 Februari 2021 |17:02 WIB
Pesona Goa Kreo, Legenda Sunan Kalijaga dan Kayu Jati untuk Masjid Demak
Jalan menuju Goa Kreo di Waduk Jatibarang, Semarang, Jawa (Okezone.com/Taufik Budi)
A
A
A

GOA Kreo merupakan objek wisata di Jalan Raya Goa Kreo, Desa Kendri, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Berbeda dari gua kebanyakan yang berada di hutan belantara, Gua Kreo letaknya justru di tengah Waduk Jatibarang.

Menurut cerita rakyat yang melegenda, Goa Kreo pernah jadi tempat bertafakur dan berdoa Sunan Kalijaga. Kisahnya bermula saat ulama bernama Syekh Malaya itu sedang mencari pohon jati untuk dijadikan tiang Masjid Demak.

Baca juga:  Cafe Pesawat di Ciamis, Ada Sarana untuk Manasik Haji

Dia menemukan pohon yang dicarinya di sekitar Bukit Gombel. Konon, saat ditebang oleh Sunan Kalijaga, pohon jati itu berpindah, sehingga wilayah itu akhirnya dinamakan Jatingaleh atau jati yang berpindah.

Sunan Kalijaga kemudian mendapati pohon jati itu di daerah Kreo. Namun, setelah ditebang dan hendak dihanyutkan ke sungai, pohonnya terhimpit batu besar dan sulit dilepas.

 

Sunan Kalijaga selanjutnya masuk ke sebuah goa di Kreo dan berdoa. Lalu datang empat ekor monyet ekor panjang berwarna merah, putih, kuning dan emas. Kera itu kemudian membantu sang wali menghanyutkan pohon jati ke Demak.

Kembali ke Goa Kreo. Karena berada di tengah waduk, untuk sampai di lokasi, pengunjung harus menuruni anak tangga dan melewati jembatan merah yang ikonik di tempat ini.

Baca juga:  7 Galeri Seni Keren di Jakarta, Mana Favoritmu?

Akses jalan masuk ke Goa Kreo sangat kecil. Pengunjung harus merunduk ketika memasukinya.

Pemandangan di sekitar Goa Kreo eksotis dengan tebing batuan juga rimbunya pohon yang menghadap ke waduk.

Tidak jauh dari lokasi gua, terdapat beragam fasilitas kekinian yang disebut sebagai Spot Foto Di Atas Awan.

Dengan pemandangan waduk dan perbukitan yang elok, disini pengunjung bebas berfoto menggunaian properti yang ada, seperti boneka, bunga, topi, tenda camping dan lainya.

Kemudian ada pula spot foto Pohon sakura yang memiliki vibes ala Jepang dan Korea. Disini pun tersedia penyewaan baju Kimono dan Hanbook untuk digunakan sebagai pelengkap foto agar tampak lebih keren.

Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp6.000-8000, per orang pengunjung sudah bisa mengelilingi Goa Kreo dan bertemu kawanan monyet ekor panjang.

Jam operasional objek wisata ini pada hari normal pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement