"Wisman yang datang pada bulan Desember 2020 lalu bukan untuk keperluan wisata, tetapi lebih kepada urusan bisnis, melakukan tugas, dan bahkan ada kunjungan kerja dari lembaga-lembaga internasional," tandasnya.
Baca juga: GWK Bali Ditutup, Begini Respons Menparekraf Sandiaga Uno
Dicontohkannya terdapat 127 turis asing datang ke Bali pada Desember lalu. Sebagian besar mengikuti konferensi, lainnya adalah tamu dari lembaga internasional.
Menurut Suhariyanto, 59 persen wisman masuk ke Indonesia lewat jalan darat, 27 persen lewat laut, dan 14 persen lewat udara.
“Di seluruh bandara terjadi penurunan yang tajam jika kita bandingkan dengan posisi tahun lalu. Begitu juga wisman yang melalui laut dan darat,” ujarnya.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.