Direktur Eksekutif Novavax, Stan Erck, mengatakan hasil dari uji klinis di Inggris "spektakuler" dan baik seperti yang diharapkan. Menanggapi hasil uji klinis di Afsel, dia mengatakan, "Di atas ekspektasi banyak orang."
Dia mengatakan kepada BBC, pabrik pembuatan vaksin di Stockton-on-Tees diharapkan berjalan pada Maret atau April, selagi menunggu persetujuan dari MHRA.
Baca juga: Waspada! Mutasi Covid-19 Varian Inggris Ditemukan di Filipina
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock menegaskan Layanan Kesehatan Inggris (NHS) "siap" menjalankan vaksinasi jika mendapat persetujuan MHRA.
"Ini kabar positif, dan jika disetujui regulator obat-obatan, Vaksin Novavax akan menjadi pendorong signifikan terhadap program vaksinasi kami dan merupakan senjata tambahan dalam persenjataan kami untuk mengalahkan virus buruk ini," katanya.
Peter Openshaw, profesor bidang obat eksperimen dari Imperial College London, mengatakan temuan bahwa vaksin tersebut memberi perlindungan tingkat tinggi dalam uji klinis di Inggris adalah kabar "bagus". Namun, efektivitas yang lebih rendah dalam uji klinis di Afsel, menurutnya, menjadi "kerisauan".
Baca juga: Penelitian Ungkap Gejala Covid-19 Bisa Diketahui dari Kuku dan Daun Telinga
Inggris telah memesan 100 juta dosis Vaksin Oxford-AstraZeneca dan 40 juta Vaksin Pfizer-BioNTech. Sebanyak 17 juta dosis Vaksin Moderna juga telah dipesan.
Pemerintah Inggris berharap semua orang dalam empat kelompok prioritas yang mencakup 15 juta individu mendapat dosis pertama hingga pertengahan Februari 2021.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.