Advertisement
Advertisement

Naik Kereta Api Penumpang Boleh Tes Covid-19 Pakai GeNose

Rizka Diputra , Jurnalis-Selasa, 26 Januari 2021 |22:12 WIB
Naik Kereta Api Penumpang Boleh Tes Covid-19 Pakai GeNose
Para penumpang kereta api kini boleh tes Covid-19 menggunakan metode GeNose (Foto: PT KAI)
A
A
A

Joni menegaskan, setiap pelanggan KA jarak jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

"Para pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan," kata dia.

Sedangkan bagi pelanggan kereta api yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Ia menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan kereta api wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca juga: PSBB Jawa-Bali, Catat Aturan Lengkap jika Traveler Mau Liburan Keliling Pulau Jawa

"KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," tandasnya.

Melansir laman Kemdikbud, GeNose C19 merupakan alat pendeteksi Covid-19 buatan ahli UGM yang digawangi oleh Dr. Kuwat Triyana dan dikembangkan bersama dengan PT Swayasa Prakarsa di bawah dukungan UGM Science Techno Park.

GeNose merupakan inovasi pertama di Indonesia untuk pendeteksian Covid-19 melalui hembusan napas yang aplikasinya terhubung dengan sistem cloud computing untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement