Sementara itu, para ahli berulang kali menjelaskan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 tidak berarti kebal Covid-19. Vaksinasi juga tidak langsung menjadikan kehidupan kembali normal seperti dulu.
"Banyak sekali orang yang beranggapan vaksin Covid-19 itu semacam penawar untuk semuanya dan ketika Anda sudah divaksin, Anda bisa kembali menjalani hidup seperti sebelum pandemi," kata Namandja Bumpus, Direktur Departemen Ilmu Farmakologi dan Molekuler di Universitas Johns Hopkins.
Lebih lanjut, peneliti uji klinis vaksin Pfizer di Universitas Yale, Onyema Ogbuagu menjelaskan, bahwa manfaat dari vaksinasi tidak bisa langsung dirasakan si penerima di hari yang sama. "Tidak ada vaksin yang saya tahu yang melindungi Anda pada hari yang sama saat Anda divaksin," terang dia, menurut laporan Washington Post.
Pada beberapa penelitian, vaksin Covid-19 baru akan dirasakan manfaatnya setelah seminggu disuntikkan dosis kedua.
"Itu berarti, meskipun Anda mendapatkan dua suntikan sesuai jadwal dan menunggu waktu yang tepat, tetap ada kemungkinan kecil Anda terinfeksi dan mengembangkan gejala," ungkap Ogbuagu.
Hal serupa juga disampaikan Pakar Kesehatan yang juga Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dr Gunadi, SpBA, Ph.D, vaksin perlu waktu untuk bekerja maksimal di tubuh.