Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan efek samping yang di antaranya termasuk demam, menggigil, nyeri di tempat suntikan, mual, juga kelelahan.
Biasanya, kelelahan disebabkan oleh sistem kekebalan yang terlalu aktif atau terlalu sibuk. Penyebab lainnya, gaya hidup, stres yang ekstrim.
Dalam kasus vaksinasi, ketika tubuh dengan sengaja terinfeksi kuman, kelelahan dan kantuk dianggap sebagai respons peradangan yang bersifat rutin.
Di antara mereka yang melaporkan kelelahan setelah vaksinasi mengeluh merasa lesu dan ingin mengambil cuti sakit setelah suntikan. Dalam kasus ekstrim, seorang pekerja medis pingsan setelah mendapat suntikan Pfizer.
Bagaimana cara mengetahui apakah kelelahan Anda terkait dengan reaksi vaksin?
Ingatlah bahwa rasa lelah tidak perlu dikaitkan dengan vaksin. Kelelahan, sebagai gejala, juga bisa dikaitkan dengan obesitas, kekurangan zat, pemulihan dari suatu penyakit, atau hanya stres secara umum.