Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Makanan yang Harus Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 18 Januari 2021 |00:37 WIB
3 Makanan yang Harus Dikonsumsi saat Isolasi Mandiri
Buah dan sayuran harus dikonsumsi penderita covid-19 agar cepat sembuh. (Foto: Marijana1/Pixabay)
A
A
A

MENINGKATNYA jumlah penderita covid-19 membuat layanan kesehatan seperti rumah sakit jadi mendadak penuh. Sebagian pasien pun harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

Ketika menjalani isolasi mandiri, penderita covid-19 harus tetap menjalankan petunjuk medis. Tujuannya supaya paparan virus corona bisa segera hilang dari tubuh.

Baca juga: Penderita Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri, Ini Vitamin yang Mesti Diminum 

Penderita covid-19 sangat dianjurkan meminum vitamin C, D, dan B kompleks. Semua vitamin tersebut dapat membantu membentuk imun tubuh.

Selain itu, ada juga makanan yang harus dikonsumsi penderita covid-19 selama isolasi mandiri di rumah. Apa saja? Berikut ini daftarnya, seperti dirangkum dari laman Eufic.

Ilustrasi isolasi mandiri

1. Buah dan sayuran

Buah dan sayur adalah salah satu makanan terpenting untuk memasok vitamin , mineral , dan serat yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan yang baik serta fungsi kekebalan normal.

Penderita covid-19 harus makan setidaknya lima porsi (setara dengan 400 gram) buah dan sayuran setiap hari. Versi segar, beku, kalengan, dikeringkan, dan dijus (maksimum satu porsi per hari) semuanya dihitung sebagai satu porsi.

Sebab, buah dan sayuran berwarna memberikan kombinasi vitamin, mineral, serta fitokimia berbeda. Pastikan menambahkan variasi pada makanan harian jika memungkinkan.

Baca juga: Jakarta Dinobatkan Bebas Macet, Warganet: Siapa Dulu Pemimpin DKI

2. Biji-bijian

Biji-bijian utuh, bukan olahan, mempertahankan sebagian besar strukturnya, menjaga lapisan yang menahan vitamin, mineral, dan serat. Selain itu, biji-bijian juga menjadi sumber karbohidrat penting yang memberi tubuh energi dan dapat membantu merasa kenyang untuk waktu lebih lama.

3. Lemak tak jenuh

Lemak adalah bagian penting dari diet sehat. Namun, tidak semua lemak memiliki efek yang sama untuk kesehatan. Menukar lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Anda dapat melakukan ini dengan mengurangi asupan makanan seperti daging berlemak, produk susu tinggi lemak dan minyak tropis seperti kelapa sawit. Kemudian menambahkan makanan seperti kacang-kacangan, minyak ikan, dan tanaman minyak semisal minyak zaitun serta minyak lobak.

Baca juga: Harus Isolasi Mandiri Covid-19, Simak Panduan Do and Don't 

Kacang-kacangan. (Foto: Thespruce)

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement