Advertisement
Advertisement

IDI: Makin Banyak Orang Divaksin Maka Banyak Pula yang Terlindungi

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 11 Januari 2021 |05:45 WIB
IDI: Makin Banyak Orang Divaksin Maka Banyak Pula yang Terlindungi
Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Wirestock/Freepik)
A
A
A

PRO dan kontra terkait keputusan pemerintah melakukan vaksinasi massal ke masyarakat terus saja bermunculan. Banyak pihak meragukan manfaat vaksin covid-19 yang bakal dilakukan oleh pemerintah.

Terlebih lagi saat ini proses vaksinasi covid-19 masih menunggu izin penggunaan darurat atau Emergency Used Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: Penyebab Diabetes Tipe 1 yang Kerap Menyerang Anak, Orangtua Wajib Tahu 

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng Mohammad Faqih mengatakan bahwa vaksinasi covid-19 sangat penting. Pasalnya, bisa menjadi langkah nyata dalam mencegah persebaran virus corona di Tanah Air.

Info grafis vaksin covid-19. (Foto: Okezone)

"Ya, jadi vaksin ini sangat penting ya. Ini momen yang sangat baik, dan harapan besar bagi kita semua rakyat Indonesia untuk segera menghentikan penularan covid-19," terang dr Daeng, seperti dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan @kemenkes_ri, Senin (11/1/2021).

Baca juga: Heboh! Jasa Swab Test Palsu, Dokter Tirta Murka 

Lebih lanjut ia menyatakan vaksin covid-19 bukan hanya untuk pribadi. Sebab, vaksin menjadi salah satu cara yang dapat memutus mata rantai penularan virus corona di Indonesia.

"Karena makin banyak orang yang divaksin, maka akan makin banyak pula masyarakat, keluarga, saudara, anak-anak, dan orangtua kita yang terlindungi," tuntasnya.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement