Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Najwa Shihab hingga Raffi Ahmad Terima Vaksin Covid-19 Setelah Presiden Jokowi?

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2021 |20:14 WIB
Najwa Shihab hingga Raffi Ahmad Terima Vaksin Covid-19 Setelah Presiden Jokowi?
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

JUTAAN dosis vaksin Covid-19 produksi Sinovac (CoronaVac) yang dipesan oleh pemerintah, diketahui telah datang dan masuk ke Indonesia melalui dua tahap. Tahap pertama datang pada 6 Desember 2020 dan tahap kedua, 31 Desember 2020.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui sudah mencanangkan vaksinasi Covid-19, akan dimulai pada pekan depan tepatnya minggu kedua Januari 2021. Selain Jokowi, beredar kabar ada beberapa orang seperti influencer yang akan mendapatkan vaksin Covid-19.

Okezone mendapatkan daftar rencana penyuntikan perdana vaksin Covid-19 yang dirilis oleh Kemenkes. Untuk penyuntikan perdana vaksin Covid-19 yang digelar pada 13 hingga 15 Januari 2021.

Di hari pertama, tanggal 13 Januari 2020 tertulis untuk kelompok orang pertama diisi oleh para pejabat publik yakni Presiden Joko Widodo, Menkes Budi Gunadi, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Luar Negeri, Mendiknas, Panglima TNI, Kapolri, Ketua Satgas Covid-19 dan Kepala BPOM Penny K. Lukito.

penerima Vaksin

Menariknya, setelah Presiden Jokowi dan jajaran para pejabat publik, di kelompok 2 tertera nama sederet selebriti dan influencer. Mulai dari Bunga Citra Lestari, Raffi Ahmad, dr Tirta, hingga Najwa Shihab.

Nama-nama ini ditulis bersamaan dengan orang-orang yang masuk sebagai pengurus asosiasi profesi dan ‘Key Opinion Leader’ (KOL) bidang kesehatan.

Mulai dari Ketua IDI, Muhammad Daeng, Ketua PPNI Harif Fadilah, Ketua PP IBI Emi Nurjasmi, Ahli Vaksin Millenial Dirgayuza Rambe, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Agus Syamsudin, Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Muhammad Makky Zamzami.

Vaksinasi pada Rabu 13 Januari 2021, akan ditutup oleh kelompok 3 yakni para tokoh agama di Indonesia. Mulai dari Ketua PBNU Marsudi Syuhud, Perwakilan Muhammadiyah, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ustadz Das’ad Latief, Perwakilan Organisasi Kristen, Katolik, Budha dan Hindu.

Menanggapi informasi tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, informasi tersebut bukan rilis resmi dari Kemenkes.

Menurutnya, saat ini Kemenkes masih menanti info dari BPOM terkait kelaikan vaksin Covid-19. "Jd kita tunggu saja sampai BPOM mengumumkan, baru nanti kita informasikan terkait rencana final penyuntikannya seperti apa," katanya kepada Okezone.

Sekadar informasi, Badan POM selaku pihak yang berwenang untuk mengawal proses penyediaan vaksin juga diketahui telah melakukan 4 tahap quality control (QC) untuk memastikan mutu dan keamanan vaksin ini bisa terjaga dengan baik.

Badan POM sendiri, sudah menerbitkan sertifikat Lot Release terhadap 1,2 juta vaksin CoronaVac yang datang pada tanggal 6 Desember 2020.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement