Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk membantu sesama. Salah satu contohnya menyelamatkan bayi yang dibuang oleh orangtuanya.
Di Korea Selatan, ada seorang pastor yang membangun sebuah kotak bayi di dinding untuk menyelamatkan bayi-bayi yang dibuang oleh ibunya.
Semua bermula dari 30 tahun lalu. Pastor yang bernama Lee ini mempunyai seorang anak yang lahir dengan berbagai penyakit komplikasi. Ia akhirnya menghabiskan banyak waktunya di rumah sakit. Di sana dia sangat syok karena melihat begitu banyak bayi terlantar.
Seorang ibu dapat meninggalkan bayinya di rumah sakit, jalanan, bahkan terkadang di tempat sampah. Hal itu dilakukan karena mereka terlalu takut menghadapi stigma buruk dari masyarakat sekitar.
Bayi-bayi yang terlantar ini kebanyakan korban pemuda pemudi yang pacaran hingga hamil. Bahkan yang lebih buruk lagi, bayi tersebut merupakan hasil pemerkosaan.