Virus corona jenis baru kini tengah menjadi perhatian dunia. Sebab virus ini memiliki kemampuan yang cepat dalam penyebarannya. Inggris menjadi negara yang pertama kali mengumumkan varian baru virus corona ini.
Para ilmuwan menyebut bentuk baru virus SARS-COV-2 adalah VUI-202012/01. Covid-19 jenis baru ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi melalui varian lama.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, virus corona jenis baru ini menyebar hingga 70% lebih cepat dari virus corona biasa.
Para ilmuwan mengatakan, virus corona jenis baru ini dengan cepat menggantikan versi lain dari di corona virus dan mereka memiliki kemampuan untuk menginfeksi sel. Tentunya terdapat gejala yang muncul dari seseorang yang terinfeksi virus corona jenis baru.
Menurut Kepala Penasihat Ilmiah Inggris, Sir Patrick Vallance, tidak ada gejala yang menunjukkan bahwa strain baru ini memiliki gejala yang berbeda.
Patrick mengatakan, kebanyakan mutasi yang meningkat dan menyebar dengan cepat tidak berdampak serius bagi biologi virus. WHO mengatakan, mereka masih waspada dan terus mencoba memahami gejala virus corona jenis baru ini.
Namun, saat ini gejala lama virus corona masih muncul. Merangkum dari BBC, Rabu (30/12/2020), berikut gejala terserang virus corona jenis baru.
1. Batuk terus menerus
2. Nyeri dada
3. Demam
4. Kehilangan rasa dan bau
5. Sakit kepala
6. Kelelahan
7. Nyeri otot
8. Diare
9. Kebingungan
10. Ruam kulit
Baca juga: Selain Stroke, Ini Penyakit Orang Tua yang Bisa Serang Anak Muda
Lalu apakah vaksin Covid-19 cocok bekerja melawan virus corona jenis baru?
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock tidak mengatakan apa-apa untuk membuktikan bahwa vaksin Covid-19 mampu melawan virus corona jenis baru. Ia hanya mengatakan, saran klinis terbaru menunjukkan mutasi virus memiliki kemungkinan merespon vaksin.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.