Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Serba-Serbi Skin Burnout

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2020 |16:44 WIB
Mengenal Serba-Serbi Skin Burnout
Burnout (Foto: Yahoo)
A
A
A

2. Tanda skin burnout

Tanda-tandanya bisa kemerahan, iritasi, kulit menjadi sangat reaktif, bahkan bisa juga terlihat kusam. Dr. Kaveri mencatat kondisi ini bisa jadi karena campuran produk tertentu, contohnya penggunaan retinoid, AHA / BHA, dan topikal kuat lainnya yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan kekeringan, iritasi, dan kemerahan.

3. Penyebab skin burnout

Dr. Kaveri menyebutkan, penyebab utama terjadinya skin burnout adalah karena terlalu sering terpapar polusi, sinar UV, penggunaan berlebihan dari topikal yang keras seperti retinoidm eksfoliasi berlebihan dengan scrub, penggunaan sikat atau alat wajah yang berlebihan, dan tingkat sensitivitas terhadap produk-produk perawatan kulit.

 Sementara menurut Joannya, bahkan cuaca dingin pun bisa jadi penyebab mengapa kulit mengalami burnout. Cuaca yang dingin bisa jadi kondisi sulit bagi kulit, kurangnya kelembapan di lingkungan dan perubahan iklim dapat membuat kulit gatal, bersisik, dan reaktif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement