Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sumber Wuluh, Wisata Kolam Ikan Hias nan Asri Peninggalan Majapahit

Ika Widi Oktavina , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2020 |13:05 WIB
Sumber Wuluh, Wisata Kolam Ikan Hias nan Asri Peninggalan Majapahit
Wisata Sumber Wuluh di Mojokerto, Jatim (Foto: Instagram/@doningluyur)
A
A
A

MOJOKERTO, Jawa Timur memiliki segudang destinasi wisata. Mulai dari wisata alam, taman hiburan, hingga situs peninggalan kerajaan masa lampau, seperti Majapahit.

Peninggalan sejarah seperti candi, monumen, makam, kolam yang masih ada sampai sekarang, kini jadi tujuan wisata. Salah satunya yang memiliki daya pikat tersendiri untuk dikunjungi adalah Sumber Wuluh.

Sumber Wuluh terletak di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur. Lokasinya cukup dekat dengan Ngoro Industri Park (NIP) terus ke arah timur. Sedangkan dari Alun-alun Mojokerto berjarak sekitar 29 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh selama 47 menit.

Baca juga: Viral Pria Nekat Naik ke Sayap Pesawat yang Hendak Lepas Landas

Melansir dari laman Instagram @thisiseastjava, di Sumber Wuluh suasananya sangat asri. Di sana terdapat sebuah kolam berisi aneka ikan hias, seperti ikan mas, mujair, lele dan sebagainya. Kolam tersebut juga dikelilingi pepohonan hijau sehingga terasa semakin sejuk.

Sumber Wuluh

(Foto: Instagram/@indraiswanto84)

Wisata Sumber Wuluh juga dikenal dengan nama Wisata Sumber Dhuwur Sidorejo. Selain sebagai objek wisata, air Sumber Wuluh juga dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk irigasi atau pengairan sawah.

Wisatawan hanya diizinkan memberi makan ikan, dengan membeli pakan ikan di sana seharga Rp2.000 saja. Hal ini untuk menjaga kealamian dan kelestarian Sumber Wuluh.

Konon sumber ini dipercaya sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit. Setiap setahun sekali masyarakat sekitar menjalankan tradisi bedah Sumber Wuluh sebagai bentuk rasa syukur atas mata air yang tak pernah habis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement