KOTA Batu, Malang menyimpan sederet wisata alam. Salah satunya yakni Omah Kayu Batu yang kini menjadi buruan kaum milenial, karena di sana menjadi tempatnya berburu sunrise.
Sesuai namanya, Omah Kayu berarti rumah kayu. Itu artinya rumah tersebut dibuat dari kayu yang menempel pada batang pohon. Pengunjung boleh berdiri di atas balkon Omah Kayu, Anda akan melihat pemandangan ciamik Kota Batu dari ketinggian. Maka tak heran, tempat ini sering kali menjadi spot foto bagi para muda-mudi.
Berlokasi di area Wisata Paralayang, tepatnya di Jalan Gunung Banyak, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Lokasinya masih hijau dan asri sehingga membuat suasana terasa segar. Jika ingin berkunjung, Anda hanya perlu menempuh jarak sekitar 23 kilometer dengan menggunakan kendaraan pribadi.
Baca Juga: Promosi Wisata Harus Dibarengi Praktik Prokes Pencegahan Covid-19

Berada di lereng bukit, wisata ini terlihat sangat natural dengan deretan pohon pinus yang menjulang tinggi. Saat datang ke sini pada pagi atau jelang sore, biasanya kabut menyelimuti pepohonan, menjadikannya pemandangan eksotis.
Adapun fasilitas penunjang yang disiapkan bagi pengunjung seperti toilet, lahan parkir, hammock untuk bersantai, tempat duduk dan warung-warung kecil di sekitar objek wisata Omah Kayu Batu.
Selain itu, ada beberapa spot keren yang biasanya diincar pengunjung. Salah satunya spot enam unit rumah kayu dari ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut dengan lanskap berupa bentangan alam nan hijau. Menjelang malam, panorama tampak semakin cantik berkat kerlip-kerlip lampu dari rumah penduduk. Serta berbagai macam ornamen kayu bentuk unik lainnya.
“To sit in the shade on a fine day and look upon the verdant green hills is the most perfect refreshment," tulis keterangan di laman Instagram @devi.verina.
Untuk menikmati wisata alam Omah Kayu Batu ini, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10 ribu saja. Di sana Anda bisa puas berfoto atau memanjakan mata dengan keindahan sekitar. Jam operasionalnya mulai buka pada pukul 09.00-17.00 WIB.
Tak perlu khawatir, bagi yang ingin melihat pesona sunset atau sunrise, Anda bisa menginap di salah satu rumah-rumah kayu dengan harga bervariasi.
(Dewi Kurniasari)