Apa keuntungan dari ber-peloton?
RC / Tukang Tarik biasa nya adalah yang mempunyai stamina dan power yang lebih dan juga pengalaman sehingga riders dibelakang nya mendapat keuntungan dari hambatan angin yang lebih rendah, teknik ini disebut juga drafting. Namun, selain keuntungan tersebut, ber peloton juga bagian dari kedisiplinan di jalan raya. Sehingga sebuah peloton tidak menghabiskan jalan dan mengganggu kendaraan lain (motor/ mobil)
Berpeloton di jalan raya merupakan suatu aturan umum di semua komunitas/ klub roadbike. Dari yang paling kecil 4 riders sampai dengan 100 riders. Tentunya ada rules/guidance yang berlaku di tiap-tiap komunitas/ klub, seperti; tidak boleh mendahulukan RC, memberi ruang untuk pesepeda wanita, tidak melakukan gerakan yang membahayakan, tidak ngerem mendadak, dan bagi yang baru mulai bersepeda disarankan untuk mengambil posisi di belakang.

Selain RC, ada juga "sweeper" yang posisi nya ada di paling belakang yang tugas nya untuk memastikan semua rombongan tidak ada yang tertinggal. Posisi sweeper ini juga biasanya di isi oleh yang berpengalaman. Terakhir untuk peloton yang besar, ada 2-3 orang "marshall" yang posisi nya fleksibel di dalam peloton yang fungsi nya untuk memberi tahu/ menegur riders untuk supaya peloton tetap "rapi" membuat barisan.
Baik RC dan marshall akan memberikan gerakan-gerakan isyarat dengan tangan untuk kondisi2 jalan didepan, seperti adanya lubang, hambatan, lampu merah, dll. Dan semua ini harus ditaati oleh semua rombongan.
Selain dari etika berpeloton, JKT.CC juga sangat memperhatikan social distancing dan selalu mengimbau untuk membawa masker, dan menggunakannya sebelum dan sesudah bersepeda
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.