Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini 8 Objek Wisata Penyumbang Retribusi Rp2,7 Miliar di Kulon Progo

Antara , Jurnalis-Rabu, 02 Desember 2020 |11:07 WIB
Ini 8 Objek Wisata Penyumbang Retribusi Rp2,7 Miliar di Kulon Progo
Waduk Sarmo, Kulon Progo (Instagram @no.va.an)
A
A
A

DINAS Pariwisata di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mencapai target pendapatan retribusi objek wisata sebesar Rp2,7 miliar dari target Rp2,5 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Selasa, mengatakan pada APBD murni 2020, pendapatan retribusi objek wisata ditargetkan sebesar Rp5 miliar, kemudian dengan adanya pandemi COVID-19, target tersebut diturunkan menjadi Rp2,5 miliar.

 Baca juga: Penerapan CHSE Bisa Yakinkan Wisatawan Bali Sudah Aman untuk Dikunjungi

"Saat ini, target pendapatan tersebut sudah teralisasi sebesar Rp2,7 miliar atau 112 persen. Kami optimistis, pendapatan tersebut akan bertambah hingga akhir tahun ini," kata Joko Mursito, Rabu (2/12/2020).

Ia mengatakan target pendapatan retribusi tersebut disumbang dari delapan objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata yang meliputi Pantai Glagah, Pantai Trisik, Pantai Congot, Waduk Sermo, Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Tritis, Puncak Suroloyo, dan Gua Kiskendo. Pendapatan sebesar Rp2,7 miliar, 75 persennya dari Pantai Glagah.

"Saat ini, Pantai Glagah menjadi objek wisata yang menyumbang pendapatan retribusi tertinggi dibandingkan objek wisata lainnya. Hal ini sebabkan oleh beberapa faktor, yakni infrastruktur yang mudah diakses, wisata pantai yang bagus, dan wisata kuliner yang mendukung," katanya.

 

Ia minat masyarakat berkunjung ke objek wisata di Kulon Progo dalam beberapa bulan terakhir ini mengalami peningkatan. Setidaknya jika dibandingkan dengan awal 2020 ketika pandemi pertama kali melanda global. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisata saat libur panjang Maulud Nabi, akhir Oktober kemarin.

Baca juga:  Letusan Maha Dahsyat Gunung Tambora Pernah Gemparkan Dunia

Dispar mencatat selama libur panjang itu berlangsung, jumlah wisatawan yang berkunjung ke 32 destinasi wisata di Kulonprogo menembus 51.708 orang, paling banyak di Pantai Glagah yang mencapai 13.825 wisatawan. Dari jumlah ini, PAD yang diperoleh sebesar Rp148 juta.

"Jumlah kunjungan dan pendapatan retribusi ini sangat tinggi. Hal ini mengingat awal pandemi selama tiga bula berturut-turut tidak ada pemasukan," katanya.

Joko Mursito mengakui objek wisata yang dikelola secara mandiri oleh kelompok masyarakat tidak menyumbang retribusi, seperti Kalibiru, Pule Payung, dan Sungai Mudal. Objek wisata tersebut jumlah wisatawannya sangat tinggi, baik libur nasional dan akhir pekan.

"Kami hanya berharap objek wisata tersebut menggerakan ekonomi masyarakat," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kulon Progo Edi Priyono meminta pemkab mengoptimalkan objek wisata pantai di kawasan selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Pengembangan objek wisata kawasan selantan membutuhkan sinergitas lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," katanya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement