Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Cara Terbaik Menolak si Dia saat Ditembak

Uthari Handayani , Jurnalis-Selasa, 01 Desember 2020 |11:15 WIB
7 Cara Terbaik Menolak si Dia saat Ditembak
Menolak cinta (Foto: Colorado Marriage Retreats)
A
A
A

Dalam hubungan percintaan tak boleh ada keterpaksaan. Jika Anda tidak menyukai seseorang, namun dia tetap mengejarmu maka Anda harus berani menolaknya.

Beranilah untuk menolak daripada masuk ke dalam jurang cinta keterpaksaan. Seperti saat ditembak sesorang. Jika Anda merasa tidak cocok, tolaklah secara baik.

Memang akan sulit karena Anda akan melukai perasaannya. Tapi mungkin cara yang dilansir dari Pinkvilla ini akan membantu.

 menolak cinta

1. Katakanlah sejujurnya perasaan Anda. Kejujuran memang penting walaupun menyakitkan.

2. Saat mengatakan yang sejujurnya tidak berhasil, cobalah membuat jarak dengannya. Jangan terlalu dekat lagi dengan dia.

3. Setelah menolak orang tersebut, jangan coba-coba menghiburnya karena hanya akan menghancurkan dia secara emosional.

4. Jangan membuatnya berharap. Seperti Anda mengulur-ulur waktu untuk memberikan jawaban. Jika Anda tahu yang sebenarnya, katakanlah segera.

5. Tunjukkan rasa hormat Anda dengan tidak menolaknya di depan umum atau melalui chat saja. Lakukan secara langsung di tempat yang pantas.

6. Jangan mengarang cerita sebagai alasan untuk menolak karena dia akan makin terluka saat mengetahui kebenarannya.

Baca juga: Diketekin, Harga Tas Nagita Slavina Bisa untuk DP Rumah!

7. Usai Anda menolaknya sebaiknya, Anda jaga jarak dengannya. Hindari keterlibatan berbagai kegiatan dengannya. Hal ini penting agar si dia bisa segera move on dari Anda dan menemukan tambatan hatinya yang baru.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement