Bagi Matnin, era adaptasi kebiasaan baru yang kini diterapkan pemerintah dan diharapkan bisa ditaati oleh semua elemen masyarakat di Indonesia, bukan hanya pada bagaimana mencegah penyebaran COVID-19 dengan mentaati protokol kesehatan saja, akan tetapi juga pada sisi dunia usaha.
Pelaku usaha yang mampu bertahan di era yang serba tidak pasti saat ini adalah yang mampu menyesuaikan dengan keadaan, mampu membaca peluang, serta mampu memanfaatkan keadaan menjadi kekuatan.
Terobosan yang dilakukan oleh pengusaha transporasi di Pamekasan, Madura, seperti mengubah pola usaha dari sebelumnya hanya bergerak pada layanan angkutan pariwisata murni, lalu berubah menjadi "Caffe on The Bus" patut menjadi inspirasi bagi kelompok usaha lain di Pamekasan secara khusus dan Madura pada umumnya.
Ungkapan bahwa usaha tidak akan mengelabui hasil, atau tidak ada pelaut handal tanpa ombak besar, juga berlaku pada dunia usaha.
Ombak besar yang dihadapi bangsa Indonesia dan dunia saat ini adalah pandemi Covid-19 dan jika para pelaku usaha mampu menghadapi hal itu, maka hasilnya akan lebih baik, tangguh, dan mampu menyesuaikan dengan berbagai situasi dan kondisi.
(Salman Mardira)