Zaitun memiliki manfaat yang mendukung kesehatan tubuh manusia. Berdasarkan penelitian, zaitun memiliki beragam khasiat. Ada banyak bukti ilmiah yang mendukung pernyataan ini.
Dikutip Boldsky, minyak zaitun dibuat dengan menghancurkan buah zaitun dan kemudian memisahkan minyaknya. Minyak ini memainkan peran juga dalam penerapan diet Mediterania. Zaitun dikenal memiliki kandungan rendah kolesterol dan sumber serat makanan yang baik, yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan usus yang baik. Zaitun juga kaya akan zat besi dan tembaga.
Penelitian menunjukkan bahwa mengikuti diet sehat dapat membantu seseorang untuk mendapatkan hidup yang lebih lama. Satu studi terhadap hampir 26.000 wanita menemukan bahwa diet Mediterania dapat mengurangi risiko pengembangan penyakit kardiovaskular hingga 28% dibandingkan dengan diet lainnya.
Diet Mediterania melibatkan asupan harian biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Orang yang mengikuti diet ini makan ikan dan daging tanpa lemak dalam jumlah sedang tetapi membatasi daging merah dan olahan untuk 2-3 porsi per bulan.

Diet ini sangat menekankan adanya pertukaran lemak yang tidak sehat, seperti lemak trans dan lemak jenuh yang terdapat dalam mentega dan margarin, dengan lemak sehat, seperti lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal yang ada dalam zaitun dan minyak zaitun.
Baca juga: Khasiat Susu Kurma Bantu Mencegah Penyakit Jantung
Zaitun juga merupakan sumber oleat yang baik, yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa makan lebih banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal mengurangi risiko kematian dini dibandingkan dengan orang yang makan lebih banyak karbohidrat.
The American Heart Foundation juga menyatakan bahwa lemak tak jenuh tunggal memiliki efek yang menguntungkan pada kesehatan jantung ketika seseorang mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Minyak zaitun murni juga tinggi kandungan jenis antioksidan yang disebut polifenol, yang dapat membantu mencegah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.
Beberapa orang juga percaya bahwa antioksidan ini dapat memperlambat perkembangan penyakit neurodegeneratif dan bahkan kanker. Perlu dicatat bahwa produsen makanan biasanya mencampurkan zaitun dalam air garam, yang memiliki kandungan garam tinggi. Seiring waktu, kelebihan kadar garam dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke, sehingga seseorang sebaiknya mengonsumsi zaitun dalam jumlah sedang.
(Ahmad Luthfi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.