Pada orang yang punya gangguan irama jantung (aritmia), alkohol bisa memperburuk kondisi yang dimiliki. Pengaruh buruk alkohol untuk kesehatan jantung ini akan muncul jika diminum melebihi batas asupan harian, yakni 59,1471 ml untuk bir dan 147.868 ml untuk wine.
Namun, bila Anda ingin sepenuhnya menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Pasalnya, alkohol sama seperti rokok yang bisa menimbulkan kecanduan. Anda bisa mengganti kebiasaan minum alkohol dengan makan buah segar atau minum jus buah tanpa gula. Anda bisa memilih jus buah yang baik untuk jantung karena kaya antioksidan, seperti anggur atau delima.
Selain itu, alkohol juga bisa mengganggu pengobatan penyakit jantung. Obat sakit jantung, seperti heparin dan warfarin dapat berinteraksi dengan zat-zat tertentu, termasuk alkohol.
Jika pasien penyakit jantung masih saja minum alkohol, obat sakit jantung yang diminum tidak bisa bekerja secara efektif. Akhirnya, pengobatan yang dilakukan akan sia-sia. Kemudian obat golongan statin jika diminum dengan alkohol bisa memicu kerusakan organ hati.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.