Kendati demikian, Kadispar Sri Wahyuni menegaskan mengingat Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat menyuguhkan informasi tentang zaman pra sejarah berupa gambar cadas yang tersebar di sejumlah goa, pihaknya pun berkomitmen untuk menjaga kawasan ini agar situs-situs tersebut tetap lestari.
Mengingat kawasan ini masuk dalam konsep wisata minat khusus, tentu pengembangannya akan mengedepankan konsep wisata berkualitas (quality tourism). Sehingga dibutuhkan dukungan stakeholders, creator, dan pemandunya.
"Kita harus memperbaiki kualitas itu yang prosesnya perlu kita siapkan dari sekarang. Misalnya kita dukung dengan pelatihan, diskusi bersama dengan BPCB dan peneliti agar semua sektor paham mengapa kita frekuensi kunjungan ke tempat ini dibatasi atau berjarang. Tetapi tetap akan disediakan paket yang lebih berkualitas," kata Sri.
(Dewi Kurniasari)