BEPERGIAN tanpa tujuan mungkin terdengar sangat abstrak dan tidak terpikirkan bagi kita. Tapi, di masa pandemi ini bepergian tanpa tujuan menjadi salah satu solusi mengobati kangen traveling saat pandemi.
Apalagi jika di rumah terus menurus bisa menyebabkan cabin fever, sebuah sindrom yang membuat perasaan perasaan negatif akibat terlalu lama terisolasi di dalam rumah.
Oleh karena itu, berbagai maskapai penerbangan besar dunia pun menyediakan jasa ‘Flight to Nowhere’. Tapi, bukan berarti kita akan terbang ke negara antah berantah loh.
Penerbangan ini akan membawa Anda ke asal dan tujuan bandara yang sama dengan tujuan kembali membawa pengalaman travel via pesawat yang dilewatkan banyak orang tahun ini.
Turunnya jumlah penerbangan sejak menyebarnya virus COVID-19 menghasilkan kreatifitas dan inovasi baru di bidang aviasi. Mulai dari maskapai Asia hingga Australia, berikut sederet program ‘Flight to Nowhere’ yang dapat dijadikan alternatif berlibur di tengah pandemi seperti dilansir dari Highend.
Qantas

Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas akan menggunakan pesawat jenis Boeing Co 787 yang biasa digunakan dalam penerbangan internasional. Rute penerbangannya sendiri dimulai dari Sydney dan memutari Uluru, Great Barrier Reef dan Sidney Harbour sebelum kembali mendarat di Sydney.
Penerbangan keliling Australia ini dibanderol dengan harga Rp8,5 juta hingga Rp41,2 juta tergantung kelas yang dipilih.