BERAGAM destinasi wisata di Jawa Timur menawarkan pesona alam yang masih asri dan alami. Taman Nasional Meru Betiri misalnya, pesonanya tak kalah populer dengan taman nasional lainnya.
Berlokasi di Kecamatan Pesanggaran dan berada di dua Kabupaten yakni Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, konservasi alam seluas 580 kilometer persegi ini bisa dibilang surganya flora dan fauna yang langka lho Okezoners. Taman Nasional Meru Betiri menjadi habitat alami Harimau Loreng Jawa yang langka.
Kawasan hutan Meru Betiri sendiri ini telah lama dilindungi. Bahkan sudah ada sejak masa Pemeritahan Hindia Belanda pada 1931.
Baca Juga: Labuan Bajo Dibangun, Desa Wisata Wae Rebo Dipromosikan
Dilansir Okezone dari Indonesia Travel, Jumat (13/11/2020), Taman Nasional Meru Betiri atau disingkat TNMB merupakan kawasan dan tempat konservasi tanaman dan hewan yang dilindungi. Selain itu, ada pula tempat wisata edukatif yang akan mengajak Okezoners untuk belajar, berpetualang sekaligus berwisata di taman nasional ini.
Baca Juga: Labuan Bajo Dikunjungi 20 Ribu Turis Sepanjang 2020, Termasuk Artis dan Influencer
Taman nasional yang diambil dari nama Gunung Meru dan Betiri ini merupakan kawasan yang masih melestarikan beragam flora dan fauna langka yang terancam punah, seperti bunga Rafflesia Zollingeriana dan Bajing Terbang Jawa. Beberapa satwa di taman nasional ini terdiri dari 29 jenis mamalia dan 180 jenis burung.

(Instagram @falufip)
Ada juga beberapa jenis tumbuhan endemik yang langka dan eksotis dan beragam jenis tumbuhan obat-obatan. Tidak hanya wilayah daratan yang kaya akan beragam flora dan faunanya saja, Taman Nasional Meru Betiri ini juga memiliki area laut seluas 8,54 kilometer persegi dengan pantai yang masih asli dan memesona.
Salah satunya adalah Pantai Sukamade, kawasan pantai tersebut memiliki ciri khas yang merupakan tempat bersarangnya beberapa spesies penyu langka dan hampir punah, seperti Penyu Belimbing (Leatherback), Penyu Sisik (Hawksbill), Penyu Lekang (OLive Ridley), dan juga Penyu Hijau (Green). Okezoners dapat menyaksikan peristiwa langka bertelurnya penyu-penyu di penangkaran dan juga dapat berpartisipasi dalam melepaskan penyu-penyu tersebut ke laut lepas.
Selain pantai Sukamade, ada juga Oantai Rajegwesi yang masih berada dalam kawasan taman nasional ini. Di sini, Anda bisa berenang atau menyelami tradisi para nelayan setempat yang ada di sana.
"Terdapat juga Green Bay, sebuah kawasan wisata bahari dengan air berwarna hijau-kebiruan sejernih kristal," tulis informasi di laman Indonesia Travel.
Taman nasional ini sudah dibuka untuk umum sejak 1982 dan terdiri dari beberapa kawasan dataran tinggi, dengan ketinggian hampir 1.200 meter. Beberapa gunung yang ada di kawasan taman nasional ini, seperti Gunung Meru (343 meter) dan Gunung Betiri (1.233 meter) di bagian barat. Sebagian besar pengunjung berkunjung ke tempat ini untuk menjajal rute trekking di hutan ataupun berjalan di pantai.
"Untuk akses menuju ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri ini bisa dilalui dari 2 wilayah yakni Banyuwangi di sebelah Timur dan Jember di sebelah Barat," tambahnya.
Untuk Okezoners yang dari Banyuwangi bisa melalui rute Banyuwangi-Jajag-Pesanggaran-Sungai Lembu-Sarongan-Kandangan-Pantai Rajegwasi (pintu gerbang taman nasional).
Sedangkan Okezoners yang datang dari Jember bisa melalui rute Jember-Ambulu-Tempurejo -Curahnongko-Andongrejo (lokasi gerbang taman nasional)-Bande Alit.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.