Setiap tahun pada akhir Oktober puluhan ribu orang berduyun-duyun menuju kuil Buddha di China untuk melihat pohon gingko biloba yang megah menjatuhkan dedaunan. Pohon berukuran besar itu mengubah kompleks candi dari semua berwarna hijau berubah menjadi emas akibat daun kering yang berjatuhan.
Kuil Buddha Gu Guanyin di Pegunungan Zhongnan, Provinsi Shaanxi, Tiongkok adalah rumah bagi pohon gingko biloba berusia 1.400 tahun.

Menurut beberapa orang, pohon ini ditanam untuk Kaisar Dinasti Tang (618–907), Li Shimin, yang merupakan salah satu penguasa terbesar di Tiongkok sejarah.
Pohon itu menjulang dengan megah di atas kuil, dan selama beberapa hari setiap musim gugur, dedaunan emas turun seperti hujan yang menonjol di antara warna-warna lembut musim itu. Karena penampilannya yang mencolok, ia dijuluki pohon gingko biloba terindah di dunia, dan telah menjadi daya tarik wisata tersendiri.
Sebagaimana dilansir Oddity Central, Rabu (11/11/2020), mengunjungi pohon gingko biloba kuno di kuil Gu Guanyin selalu menjadi bagian penting dari perayaan musim gugur tradisional bagi penduduk setempat.
Namun, sejak foto pohon yang sangat indah itu menjadi viral di media sosial Tiongkok beberapa tahun yang lalu, mereka harus bersaing dengan turis dari seluruh negeri, serta orang asing, untuk mendapatkan kesempatan melihatnya secara langsung.