Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Sejarah Hotel Majapahit, Cikal Bakal Lahirnya Hari Pahlawan

Jaya Wanda Puspa Bekti , Jurnalis-Rabu, 11 November 2020 |06:14 WIB
Mengenal Sejarah Hotel Majapahit, Cikal Bakal Lahirnya Hari Pahlawan
Hotel Majapahit Surabaya. (Foto: Instagram/@hotelmajapahitsby)
A
A
A

Sebelum peristiwa perobekan terjadi, sebenarnya Soedirman selaku Residen Daerah Surabaya yang dikawal Sidik dan Hariyono berunding bersama W.V.C Ploegman, selaku pimpinan Indo Europesche Vereniging (IEV) agar menurunkan Bendera Belanda karena Pemerintah RI sudah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Namun Ploegman menolak dan tidak mengakui kemerdekaan Indonesia. Setelah itu Ploegman mengeluarkan senjata dan terjadi baku hantam di dalam ruangan, Hariyono dan Soedirman segera lari keluar hotel, namun Hariyono kembali lagi bersama Kusno Wibowo untuk pergi ke atap hotel dan merobek warna biru Bendera Belanda.

Sementara itu Ploegman tewas dicekik oleh Sidik dan Sidik pun tewas tertembak oleh tentara Belanda yang berjaga. Terakhir, pada 1969 nama Majapahit digunakan, karena Surabaya memiliki kerajaan besar bernama Majapahit.

Hingga kini Hotel Majapahit yang berlokasi di Jalan Tunjangan Nomor 65, Genteng, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur, masih eksis dengan bangunan yang masih sama. Kemudian dijadikan cagar Budaya untuk mengenang keberanian dan semangat Arek-arek Suroboyo untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Tempat-tempat bersejarah seperti ruangan hotel nomor 33 sebagai markas sekutu, ruangan perundingan Soedirman dan Ploegman. Juga dengan tiang bendera yang menjadi saksi bisu perjuangan, masih terawat dengan baik.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement