Mereka menggunakan tes untuk meniru interaksi virus di rongga hidung dan mulut dengan obat kumur.
Menurut Meyers, selubung luar dari virus corona yang diuji dan SARS-CoV-2 secara genetik serupa sehingga tim peneliti berhipotesis bahwa jumlah yang sama dari SARS-CoV-2 mungkin dinonaktifkan setelah terpapar obat kumur.
Hasil penelitian dengan obat kumur cukup menjanjikan dan penelitian juga menunjukkan bahwa jenis obat kumur tertentu dapat menonaktifkan SARS-CoV-2 dalam kondisi eksperimental yang serupa.
Baru-baru ini, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Infectious Diseases, menemukan bahwa virus Sars-Cov-2 dapat dinonaktifkan menggunakan obat kumur yang tersedia secara komersial.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.