MEMELIHARA ikan cupang menjadi salah satu hobi favorit selama masa pandemi virus corona (covid-19). Cupang merupakan ikan yang tergolong mudah dirawat dan memiliki ketahanan hidup lebih tinggi. Anda cukup mengatur Ph dan sering mengganti air untuk merawat hewan cantik ini.
Meski mudah dan tidak membutuhkan perawatan ekstra, Anda perlu menyiapkan beberapa perlengkapan khusus sebelum memelihara cupang. Berikut alat-alat yang dibutuhkan untuk memelihara cupang, sebagaimana dirangkum dari Japanese Fighting Fish, Kamis (29/10/2020).
Baca juga: Daftar Ikan yang Sedang Tren Selama Pandemi Covid-19
1. Ember atau wadah berukuran besar
Ember atau wadah besar adalah perlengkapan penting selama proses penggantian air ikan cupang. Setiap minggu Anda harus membuang 10 sampai 15 persen air akuarium dan terkadang air harus dikosongkan seutuhnya. Ember dapat berguna dalam hal lain, seperti tempat membersihkan ornamen akuarium atau tempat menyimpan semua peralatan akuarium Anda yang lain.
2. Siphon
Siphon merupakan alat yang penting untuk perawatan akuarium ikan cupang. Selain berfungsi mengeluarkan air dan memindahkannya ke ember, alat ini juga dapat digunakan untuk membersihkan kotoran ikan. Siphon bekerja dengan menekan pompa kecil yang ada di tangan secara manual.

3. Pembersih alga
Pembersih alga dapat menghilangkan lumut yang menempel di kaca. Terkadang warna keruh seperti air kotor sebenarnya adalah lumut yang menempel di kaca akuarium. Pastikan sikat pembersih bisa mencapai dasar tangki akuarium.
Baca juga: Pelihara Ikan Cupang saat Pandemi? Bikin Aquascape Sekalian Saja!
4. Jaring ikan
Jaring ikan adalah alat yang sangat berguna untuk membuang kotoran yang lebih besar di akuarium. Alat ini juga diperlukan untuk memindahkan ikan dari tangki. Jaring ikan adalah cara teraman untuk memindahkan ikan.
5. Penjepit tanaman
Penjepit tanaman akuarium akan sangat membantu ketika ingin menanam tanaman hidup atau membuangnya. Benda ini juga dapat membantu menjangkau area yang jauh di dalam tangki dan mengambil puing-puing seperti makanan ikan yang tidak dimakan.