Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat selama masa pandemi virus corona Covid-19. Tak aneh jika saat ini demam gowes telah merajalela ke seluruh pelosok Tanah Air. Meski demikian, tingkat kejahatan juga semakin bertambah seiring munculnya deman gowes di Indonesia beberapa diantaranya adalah begal dan jambret.
Kol. Marinir Pangestu Widiatmoko menjadi korban jambret saat mengayuh sepeda di Jl. Merdeka Barat. Belajar dari kasus tersebut, selalu waspada terhadap barang bawaan dan melakukan antisipasi sejak dini menjad hal penting yang wajib dilakukan sebelum bersepeda.
Merangkum dari Pedal Power, Selasa (27/10/2020), berikut delapan tips aman yang bisa dilakukan saat bersepeda. Yuk disimak.
1. Faktor risiko utama yang meningkatkan bahaya saat bersepeda adalah perlengkapan apa pun yang terpasang, termasuk ponsel dan dompet yang terlihat di saku belakang. Ini merupakan barang tambahan yang mungkin menarik untuk dicuri oleh penjahat.
2. Dalam situasi berisiko tinggi, hindari orang asing yang mencoba menghentikan atau menghadang Anda.
Baca Juga : Olah Udang Bareng Luna Maya, Chef Juna: Sekali-kalinya Masak Pakai Perasaan
3. Hindari sekelompok orang yang berkeliaran di jalan atau menyebar di depan Anda. Lewati kelompok tersebut dengan berjalan melebar jika memungkinkan dan jangan berbalik jika Anda merasa tidak aman.
4. Jika Anda tidak berkendara dari rumah, parkir mobil Anda di tempat yang aman saat mengambil sepeda.