“Misal saya di tes Polymerase Chain Reaction (PCR) negatif, tapi di jalan ketemu orang dan longgar dalam menjaga jarak, maka hasil negatif tersebut akan hilang. Dan beberapa hari kemudian akan positif. Jadi Tracing, Testing, Treatment (3T) itu kalau mau efektif ya dilakukan secara kontinyu dan jangan dikaitkan pada saat orang mau pergi,” lanjutnya.
Baca Juga : Epidemiolog Imbau Masyarakat Belajar dari 2 Peningkatan Kasus Libur Panjang Sebelumnya
Ia pun menyarankan masyarakat Indonesia untuk liburan di zonanya sendiri, artinya tidak keluar dari daerah kota mereka berasal sebab kondisi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali. Misalnya kalau tinggal di Bandung, liburnya dibatasi di Bandung saja dan jangan keluar dari daerah tersebut.
“Meski masyarakat sudah jenuh, tapi tolong diimbau untuk tidak keluar dari daerahnya dan tetap berada di kota tersebut. Jadi pemerintah buat informasi tempat wisata. Bisa diarahkan ke tempat wisata yang outdoor. Dan pastikan manajemen di tempat wisata itu melaksanakan Safety Plan Protocol dari kepala daerah,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.