Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Long Weekend, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api 13%

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2020 |13:28 WIB
Long Weekend, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api 13%
Kereta Api Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

LIBUR long weekend sudah di depan mata. Pergerakan wisatawan pun diprediksi akan meningkat signifikan, sehingga PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah jadwal perjalanannya.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi membludaknya jumlah wisatawan. Menyambut libur Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama pada 28-30 Oktober mendatang, PT KAI menambah perjalanan kereta api sebanyak 13%.

“Pada masa libur panjang akhir pekan nanti, kami siap melayani pelanggan dengan menambah perjalanan KA. Dengan begitu akan semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan sehat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Okezone, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo: Dana Hibah Pariwisata Rp3,3 Triliun Kembalikan Kepercayaan Wisatawan

 kai

Lebih lanjut Joni menjelaskan, jumlah perjalanan kereta api jarak jauh yang melayani pelanggan pada periode 27 Oktober s.d 1 November 2020 sebanyak 505 KA, naik 13% dibandingkan pada 20 s.d 25 Oktober sebanyak 448 KA.

Adapun KA yang dapat dipesan masyarakat di masa Long Weekend nanti diantaranya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir pp, KA Argo Parahyangan relasi Bandung - Gambir pp, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Jakarta Kota pp, KA Kertajaya relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen pp, dan berbagai KA lainnya.

Peningkatan jumlah perjalanan KA ini secara otomatis menambah jumlah tempat duduk yang KAI sediakan. Jumlah tempat duduk KA Jarak Jauh pada 27 Oktober s.d 1 November 2020 sebanyak 221.193 tempat duduk, naik 13% dibandingkan dengan 20 s.d 25 Oktober sebanyak 195.211 tempat duduk.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement