PEMERINTAH sudah menetapkan cuti bersama dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 hingga 30 Oktober 2020. Ini memungkinkan masyarakat menghabiskannya untuk berlibur atau berwisata. Bagi warga Jabodetabek, bertamasya ke Kepulauan Seribu bisa jadi pilihan.
Kepulauan Seribu mudah dijangkau dari pesisir Jakarta maupun Tangerang. Kabupaten administrasi di DKI Jakarta itu memiliki banyak pulau-pulau cantik yang menjadi destinasi wisata. Salah satunya Pulau Bidadari yang menyimpan sejuta keindahan dan warisan budaya.
Pulau Bidadari bisa dicapai sekitar 30 menit pelayaran dari pesisir Jakarta Utara. Pulau seluas 6 hektare ini lingkungan alamnya sangat terjaga.
Baca juga: Pesona Pulau Pari, Surga Wisata di Jakarta
Melansir dari Jakarta Tourism, Selasa (20/10/2020), pada abad ke 17, Pulau Bidadari difungsikan sebagai aktivitas militer di bawah naungan VOC dan sebagai pendukung Pulau Onrust. Dibangunlah benteng dan beberapa fasilitas pendukung untuk melindungi pulau dari serangan musuh.
Sekitar tahun 1800, Britania Raya menyerang dan menghancurkan beberapa fasilitas di Pulau Bidadari. Namun tiga tahun setelahnya, Belanda berhasil merebut kembali dan membangun fasilitas yang telah dihancurkan sebelumnya.
Tahun 1806, Britania Raya kembali menyerang dan meluluhlantakan segalanya, hanya beberapa objek yang tersisa.
Baca juga: Kembali Dibuka, Kepulauan Seribu Langsung Diserbu 2.261 Wisatawan
Jadi, berwisata ke Pulau Bidadari tak hanya bisa menikmati keindahan alam, tapi juga bisa melihat jejak sejarah perang.
Ada 5 hal Menarik yang Dapat Ditemukan di Pulau Bidadari :
1. Benteng Martello
Benteng Martello dan beberapa meriam yang dilestarikan merupakan sisa peninggalan bersejarah di era penjajahan Belanda.
2. Pohon Jodoh
Pulau Bidadari menyimpan sejuta keindahan, salah satunya dengan kehadiran pohon tua yang memiliki kisah menarik didalamnya. Menurut mitos, jika ada pasangan yang berfoto di bawah Pohon Jodoh, maka hubungannya akan kekal.
3. Patung Tanduk Tujuh Belas
Pulau Bidadari dikelilingi beragam patung, salah satunya yang paling mencuri perhatian yakni Patung Tanduk Tujuh Belas. Patung tersebut berbentuk rusa yang memiliki 17 tanduk di bagian kepala dan ekor ikan di bagian bawah.
4. Jelajah Pulau Bidadari
Tempat yang tepat untuk mengabadikan kenangan sekaligus menikmati keindahan alam dengan segudang aktivitas olahraga air seperti snorkelling, memancing, canoe, banana boat dan aktivitas lainnya.

5. Wisata Kuliner
Santapan tradisional yang paling diburu wisatawan di Pulau Bidadari yakni gepuk skewer yang dibuat dari ikan tuna dengan rasa pedas. Makanan lain adalah pastel ikan, kue talam, dan lainnya. Semuanya tersedia di sini.
(Salman Mardira)