"Saya bisa menjalankannya di 10 dengan perut seukuran tapi saya tidak punya bayi di dalamnya," tulis seorang netizen.
"Saya hampir tidak bisa berjalan menaiki tangga tanpa kehabisan nafas pada usia 9 bulan. Dia seorang bintang rock,” ujar netizen lainnya.
Terkait dengan hobi berlarinya saat sedang hamil tua, Makenna juga telah berkomunikasi dengan dokter yang merawatnya.
"Dokter pertama membicarakannya karena dia pernah berurusan dengan atlet elit sebelumnya. Sementara dokter kedua meminta saya untuk lebih berhati-hati karena dia tidak memahami latar belakang saya dan itu sebelum USG. Setelah ultrasound menunjukkan bayi yang sangat sehat, dia menjadi lebih suportif, tetapi menekankan pentingnya mendapatkan cukup kalori,” lanjutnya.
Menurut NHS, wanita dapat melanjutkan rutinitas olahraga teratur saat mereka hingga hamil. Namun harus menghindari olahraga yang melibatkan kontak fisik, selam scuba, dan olahraga apa pun pada ketinggian di atas 2.500 m di atas permukaan laut. Yoga juga harus dihindari.
Dianjurkan juga agar individu selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga, dan menenangkan diri setelahnya. Mengonsumsi banyak air dan cairan lain, hindari berolahraga dalam cuaca panas, dan pastikan semua kelas olahraga dijalankan oleh guru yang berkualifikasi baik.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.