Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tutup 8 Bulan, Wisata Karimunjawa Mulai Dibuka Terbatas

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2020 |14:49 WIB
Tutup 8 Bulan, Wisata Karimunjawa Mulai Dibuka Terbatas
Pengunjung wisata dicek suhu tubuh (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)
A
A
A

SETELAH delapan bulan vakum, wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220 penumpang kapal cepat, oleh Bupati Jepara, Dian Kristiandi, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, pembukaan pariwisata Karimunjawa didasari oleh dua hal. Pertama, tidak adanya kasus penularan Covid-19 di pulau tersebut dan, upaya reaktivasi ekonomi warga yang menggantungkan nafkah dari sektor wisata.

"Di Karimunjawa itu satu-satunya (kegiatan perekonomian) itu pariwisata. Terus kita lakukan simulasi lalu kita laporkan ke Pak Gubernur. Kemudian turunlah surat rekomendasi, dengan persyaratan tertentu semua penyebrangan harus pakai rapid tes. Kemudian pengetatan protokol kesehatan, tidak hanya di Jepara, di tujuan pun dilakukan juga," ujarnya, di Kantor Dermaga Penyeberangan Kartini Jepara.

Baca juga: 8 Pantai Cantik di New Zealand, Pesonanya Menakjubkan

Dia mengatakan, faktor lain dari pembukaan pariwisata tersebut adalah kesiapan warga. Menurutnya, warga dan pelaku wisata di Karimunjawa, telah siap dan berkomitmen melakukan protokol kesehatan ketika menerima wisatawan.

Meskipun demikian, jika nanti ditemukan adanya kasus penularan Covid-19 di Karimunjawa, dia tak segan menutup operasional penyebrangan wisata. Oleh karenanya, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan dan relawan guna menyosialisasikan protokol kesehatan.

"Teman-teman di sana justru lebih siap, maka kita harus lakukan simulasi, termasuk hari ini. Jika nanti dalam kurun waktu satu hingga empat hari ada yang bawa virus ini, ya kita tutup," paparnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement