Berdasarkan penelitian dari beberapa ahli geologi dunia, hasil kalibrasi jejak metabolisme bakteri belerang di Matano mirip dengan laut bumi awal.
Hal ini sesuai dengan hasil jejak bebatuan yang lebih tua dari 2,5 miliar tahun silam. Salah satu bukti bahwa danau tersebut danau purba yaitu banyaknya ikan endemik yang diyakini sebagai ikan purba.
Masyarakat lokal meyakini bahwa banyak ikan purba yang hidup di dasar danau yang berada pada ketinggian 382 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.
Melansir dari laman Indonesia.go.id, Danau Matano menjadi rumah bagi sejumlah fauna eksotis. Beberapa fauna merupakan hewan langka yang hanya ada di danau ini yaitu ikan Butini (Glossogobius Matanensis).
Ikan Butini bagi warga setempat dijuluki sebagai ikan purba karena kemiripannya yang kecoklatan serta bentuknya seperti binatang purba. Selain ikan Butini, fauna lain yang bisa kita temukan adalah kepiting Bungka (Paratelphusa), dan keong air tawar (Brotia).
(Rizka Diputra)