Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lady Gaga Akui Punya Gangguan Mental dan Trauma saat Remaja

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2020 |13:30 WIB
Lady Gaga Akui Punya Gangguan Mental dan Trauma saat Remaja
Lady Gaga (Foto: The Sun)
A
A
A

Penyanyi hits asal Amerika Serikat, Lady Gaga kerap tampil memukau dengan tampilannya. Namun erempuan 34 tahun ini juga membeberkan pengakuan yang tak disangka-sangka.

Dilansir dari laman The Sun, Gaga mengatakan, ia mulai tampil lagi setelah dirinya menggunakan pengobatan anti-psikotik karena dia memiliki masalah mental.

 Lady Gaga

Pelantun lagu Bad Romance ini mengonsumsi olanzapine, obat yang khusus digunakan untuk mengobati skizofrenia dan bipolar, setelah ia berulang kali mendapatkan pelecehan seksual sejak usianya 19 tahun.

"Saya menulis lagu di Chromatica berjudul 911, dan ini tentang anti-psikotik yang saya konsumsi dan itu karena saya tidak selalu dapat mengontrol hal-hal yang dilakukan otak saya dan Saya harus minum obat untuk menghentikan proses yang terjadi," kata Gaga.

Ia pun mengakui bahwa dirinya memiliki masalah mental yang cukup serius. Gaga memiliki traumatik ekstrem, yakni akibat masa lalunya itu.

"Saya diperkosa ketika saya berumur 19 tahun, berulang kali. Saya menderita PTSD. Saya menderita sakit kronis. Respons trauma nyeri neuropatik adalah bagian mingguan dalam hidup saya. Saya dalam pengobatan; Saya punya beberapa dokter, " terangnya.

Baca juga: India Kembangkan Tes Covid-19 yang Lebih Murah dari Uji Swab di Indonesia

Gaga menambahkan, bahwa ia juga mengalami gangguan psikotik pada satu titik, dan itu adalah salah satu hal terburuk yang pernah terjadi kepadanya. Ia sempat dibawa ke UGD, dokter, dan psikiater.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement