Malioboro terus berkembang hingga saat ini. Dengan tetap mempertahankan konsep aslinya dahulu, Malioboro jadi pusat kehidupan masyarakat Yogyakarta. Tempat-tempat strategis seperti Kantor Gubernur DIY, Gedung DPRD DIY, Pasar Induk Beringharjo hingga Istana Presiden Gedung Agung juga berada di kawasan ini.
Pemerintah setempat kini terus melakukan perbaikan untuk menata Malioboro menjadi kawasan yang nyaman untuk disinggahi. Pada 2016 pemerintah telah berhasil mensterilkan parkir kendaraan dari Malioboro dan menata pedestrian.
Warung-warung lesehan hingga saat ini masih dipertahankan karena menjadi ciri khas Malioboro. Begitu juga dengan pedagang kaki lima, transportasi andong, juga becak.

Banyak pula akomodasi hotel yang mendukung pariwisata di sekitar Malioboro. Meski sudah berkali-kali jalan-jalan ke Maliboro, wisatawan tak pernah bosan.
Kini di usia Yogyakata ke-264, kawasan Maliboro semakin asri. Malioboro terasa tak pernah sunyi selama 24 jam.
Wisatawan pun betah merasakan suasana malam Yogyakarta dari jalan Malioboro. Baik itu dengan keluarga, teman atau pasangan.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.