Di penelitian ini para penulis menegaskan bahwa mereka tidak dapat menyimpulkan mengapa lemak perut tampak sangat mematikan. Penelitian lain menunjukkan bahwa lemak visceral, lemak yang terkumpul di sekitar lapisan organ perut, mungkin menjadi faktor utama dan itu sulit dikenali bahkan untuk dokter.
"Seseorang mungkin tidak terlihat kelebihan berat badan atau bahkan terlihat seperti buncit. Sebab, ada beberapa orang yang secara genetik cenderung menyimpan lebih banyak lemak di sekitar perutnya," kata Dr Rekha Kumar, ahli endokrinologi di Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian.

Dikatakan dalam laporan tersebut, kedepannya laporan itu akan menyarankan bahwa ukuran kegemukan sentral harus digunakan sebagai indikator tambahan dari mati muda.
Mengenai cara mencegah perut buncit, daktor genetik memainkan peran besar. Namun, Kumar menyarankan untuk diet rendah karbohidrat dan gula, ditambah cukup tidur dan olahraga. Gaya hidup sehat seperti itu terbukti mengurangi lemak perut. "Kurangi alkohol juga bisa jadi solusi yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi lemak perut," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.