Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curhat para Desainer Indonesia Harus Bertahan di Tengah Pandemi

Curhat para Desainer Indonesia Harus Bertahan di Tengah Pandemi
Desainer Indonesia. (Foto: Highend)
A
A
A

PANDEMI covid-19 memang membuat banyak orang harus kehilangan pekerjaan mereka. Kelesuan ekonomi dan ancaman kesehatan memang menjadi dua hal yang saling bertentangan.

Pasalnya, untuk menekan jumlah orang yang terpapar, maka harus dilakukan pembatasan. Namun, hal itu juga membuat banyak perkantoran tidak bisa beraktivitas normal. Hampir semua sektor industri terpukul, termasuk dunia fesyen.

Layaknya sektor-sektor lainnya, pada akhirnya dunia fesyen mesti bertahan dan perlahan bangkit di antara kepungan ancaman yang ada. Pandemi merupakan waktu bagi dunia fesyen untuk berbenah, memberikan yang terbaik untuk lingkungannya, dan terus menemukan inovasi.

Begitu pun yang terjadi pada desainer mode Indonesia. Misalnya, pada awal tahun ini ketika pandemi baru mulai melanda Indonesia, desainer yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) ramai-ramai mengalihfungsikan pabrik mereka untuk memproduksi APD dan masker untuk memenuhi permintaan nasional.

Setiap perancang memiliki kisah dan caranya sendiri untuk berbagi, bertahan, dan bangkit untuk terus berkarya di dunia fashion. Melansir HighEnd yang berbincang dengan Hian Tjen, Andreas Odang, Mel Ahyar, dan Yogie Pratama terkait perjalanan karir mereka selama pandemi masih berlangsung.

 

HIAN TJEN

Desainer indonesia

Berkarir di dunia mode lebih dari 10 tahun, Hian Tjen tetap berusaha mengekspresikan kreativitasnya dengan tanpa kompromi walau di keadaan sulit seperti sekarang ini.

Belum lama ini Hian baru saja mempresentasikan Koleksi Busana “Perfection” di Milan Fashion Week Fall/Winter 2020. Sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat tradisional Amish, Ia merancang desain dengan pilihan warna-warna tanah yang menggabungkan berbagai elemen dan simbol, termasuk hewan dan tumbuhan, serta berbagai teknik seperti sulaman, quilting, dan manik-manik.

Lewat beragam koleksi yang Ia ciptakan, Hian ingin menunjukkan para pecinta koleksinya untuk tetap kreatif dalam mengekspresikan diri pada kondisi apapun.

Ia pun merilis sebuah campaign di media sosial dengan sejumlah selebriti dan influencer mode yang mengenakan kreasi masker wajah eksklusif Hian yang bermotif flora dan fauna, berbahan sutra, dan lengkap dengan aksen kristal Swarovski, payet, hingga sulaman yang glamor. Hian berhasil membuktikan bagaimana kreativitas dapat dan akan terus berkembang di tengah masa sulit.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement